Festival Cap Go Meh, Menag: Sangat Wajar Singkawang Kota Toleransi Nasional

Minggu, 09 Februari 2020 : 07.43
Menag Fahrul Razi cmembuka Pawai Tatung Cap Go Meh Kota Singkawang 2020 dengan jumlah tatung sebanyak 830 tatung , di panggung kehormatan di Jalan P Diponegoro, Sabtu (8/2/2020)'suarakalbar
Singkawang - Menteri Agama Republik Indonesia, Fachrul Razi  menilai sangat wajar jika Singkawang menjadi Kota Toleransi Nasional sebagimana terlihat bagaimana kerukunan kekompakan dibangun masyarakat.
 Hal itu disampaikannya saat membuka secara resmi Pawai Tatung Cap Go Meh Kota Singkawang 2020 dengan jumlah tatung sebanyak 830 tatung , di panggung kehormatan di Jalan P Diponegoro, Sabtu (8/2/2020).

Pembukaan secara resmi ditandai pemukulan loku alat bedug khas Tionghoa dan disaksikan Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Kelemdiklat Polri Komjend Arief Sulistyanto, Pangdam XII Tanjungpura, Mayjend Muhammad Nur Rahmad, Kapolda Kalbar, Irjend Pol Didi Haryono, Wali Kota dan Bupati seluruh Kalbar.

“Saya lihat masyarakat di sini sangat kompak dan saya kira ke depan menjadi contoh teladan dan menjadi kunci bergaul secara sangat erat, dengan unsur pimpinan yang dapat merangkul dan menjaga kekompakan” ujar Fachrul.

Menurutnya, sangat wajar Singkawang menjadi Kota Tertoleransi Nasional, dan melalui event Cap Go Meh ini yang merupakan event yang besar dan tentunya sangat baik lagi bila dibandingkan tahun sebelumnya.

Fachrul mengatakan, simbol kerukunan sudah diberikan teladan Presiden RI Joko Widodo dengan menghubungkan terowongan besar antara Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral.

Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengatakan, budaya di Indonesia termasuk di Singkawang sangat besar dan tentunya akan memberikan dampak pariwisata.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie  menyampaikan selamat datang dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tamu undangan, para wisatawan baik domestik maupun mancanegara, dan seluruh lapisan masyarakat yang hadir pada acara puncak Festival Cap Go Meh di Kota Singkawang.

“Perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang merupakan yang terbesar di Indonesia, bahkan beberapa media menyebutnya sebagai event terbesar di dunia, melibatkan para tatung dengan berbagai atraksinya yang menarik,” katanya. (rhm)

Sumber : Suarakalbar.co.id

Rekomendasi