Denpasar Sosialisasikan Kesiapsiagaan Terhadap Virus Corona dan ASF

Selasa, 18 Februari 2020 : 06.05
Denpasar -  Mengantisipasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang virus Corona Diseases (COVID 19) Dinas Kesehatan Kota Denpasar menggelar Sosialisasi dan Kesiapsiagaan Terhadap Virus Baru Corona Diseases (COVID 19) dan Africa Swine Fever (ASF).

Sosialisasi dirangkai kampanye hidup sehat dengan Cara Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) secara benar di Gedung Sewaka Dharma Lumintang Senin (17/2/2020).

Virus baru Corona Diseases (COVID 19) yang pertama muncul di Wuhan Tiongkok sangat meresahkan masyarakat di berbagai belahan negara.


Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan,  kebersihan harus ditingkatkan karena dunia dikejutkan adanya  Infeksi Covid 19 dan menjadi masalah kesehatan dunia.

Kasus diawali informasi dari Badan Kesehatan Dunia/ World Health Organization (WHO)  pada tanggal 31 Desember 2019 yang menyebutkan adanya kasus kluster pneumonia di Kota Wuhan, Provinsi Hubei Cina. Bahkan kasus ini terus berkembang hingga adanya laporan kematian.

Meski virus ini terjadi di Tiongkok, kata Iswara juga berdampak untuk Kota Denpasar. Begitu berita ini menyebar ada kegalauan, keresahan dan was-was dalam diri masyarakat, begitu juga dengan para medis.

‘’Meskipun di Kota Denpasar tidak ditemukan susfect virus ini, kita harus tetap waspada dan menjaga kesehatan lingkungan," kata Iswara

IPermasalahan ini, menjadikan kesempatan untuk meminta meningkatkan kebersihan kepada masyarakat. Karena faktor kesehatan adalah menjaga kebersihan dilingkungan masing-masing. 

Selain itu tenaga medis juga agar mengupayakan SOP agar lebih jelas dan tuntas.

Terkait Kasus virus Africa Swine Fever (ASF) yang menyerang babi, Iswara mengatakan agar masyarakat tidak perlu takut maupun khawatir karena virus ini tidak menular ke manusia. Bahkan daging babi aman di komsumsi manusia jika di masak dengan baik dan matang.

Kadis Kesehatan Kota Denpasar Luh Putu Sri Armini mengatakan, Sosialisasi ini diberikan kepada Camat, Kades/Lurah, Tim Penggerak PKK dan seluruh OPD.  Yang bertujuan untuk memberikan informasi yang benar terhadap Virus Baru Corona Diseases (COVID 19) dan Africa Swine Fever (ASF). (riz)

Rekomendasi