Bupati Tabanan Bagikan Daging Babi untuk Belasan Ribu ASN dan Tenaga Kontrak

Selasa, 18 Februari 2020 : 07.41
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastytu, bagikan daging babi 4,5 kg kepada ASN di ligkunganan Pemkab Tabanan jelang Haru Raya Galungan
TABANAN – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menganggarkan dana sekita Rp 1,5 miliar untuk membeli daging babi sekitar 517 ekor dari para peternak di Kabupaten Tabanan yang tidak bisa menjual ternak babinya kaena didera isu penyakit virus Afrika sejak sebulan belakangan ini.

Ratusan ekor babi sehat yang dipotong tersebut, dagingnya dibagikan kepada sekitar 14 ribu Aparat Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak yang ada di lingkungan Pemkab Tabanan masing-masing mendapat daging babi 4,5 Kg. Acara pembagian daging babi ini juga  dirangkaikan dengan acara kegiatan makan daging babi bersama pejabat di depan antor Bupati Tabanan, Senin (17/2/2020)

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastutu seusai menyerahkan daging babi kepada seorang ASN dan memimpin makan daging babi bersama mengemukakan, kegiatan yang dilakukannya bersama Anggota DPRD Tabanan dan Anggota OPD ini merupakan progrma yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap peternak babi yang tengah terpuruk saat akan menghadapi Hari Raya Galungan
dan Kuningan karena harganya ternak babinya jatuh.

“Program ini Saya buat sebagai  reaksi cepat, karena kita ingin merasakan derita peternak kita yang rugi besar gara-gara suatu virus yang melanda begitu cepat. Virus Afrika ini kecepatannya begitu cepat ketimbang rabies. Penyakit rabies menyerang sekitar 80 persen, virus ini tingkat serangannya sudah sampai 100 persen,” ungkap Bupati eka di sela-sela kegitan makan daging babi bersama.

Menurut Bupati Tabanan, kegiatan makan daging babai bersama yang dilakukan seluruh anggota DPRD Tabanan dan seluruh OPD Tabanan ini merupkana tidak lanjut dari kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya sebagai tindak lanjut dari rapat antisipasi yang telah dilakukan sebelumnya, bahwa Pemkab Tabanan akan membantu meringankan beban peternak dan masyarakat Tabanan sekaligus melakukan aksi makan babi bersama sebagai bukti daging babi sangat aman untuk dikonsumsi.

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, pimpin aacara makan daging babi bersama dengan anggota DPRD Tabanan dan OPD Tabanan untuk membuktikan daging babi aman dikonsumsi
Terkait dana pembelian daging babi dibebankan kepada para ASN di lingkungan Pemkab Tabanan. Dana yang terkumpul kira-kira sekitar Rp. 1,5 miliar.

“Anggarannya hampir Rp. 1,5 Miliar. Jadi ini adalah kegiatan yang sangat mengandung karma baik, disamping kita berbagi tetapi juga menabung karma baik membantu peternak di Tabanan untuk bisa tersenyum, khususnya di Hari Raya Galungan ini,” lanjutnya.

Terkain penanganan penyakit virus yang menyerang babi ini, Bupati Tabanan berharap  untuk ke depannya OPD terkait agar lebih ketat mengawasi menyebarnya virus ini. Pihaknya juga  sudah mengarahkan Camat hingga kepala desa, jangan sampai ada lagi bibit-bibit dari luar Tabanan masuk lagi, termasuk penguburannya. "Kalau ada babi yang mati jangan sampai dibuang ke sungai, tapi harus dikubur dalam-dalam,” katanya mengingatkan

Sebelumnya Kadis Pertanian Tabanan, I Made Budana melaporkan sesuai data yang ia terima bahwa di Kabupaten Tabanan tercatat ada lebih dari 550 ekor babi yang mati karena terserang wabah virus afrika . Dan pihaknya juga mengakui sudah melakukan langkah-langkah antisipasi sekaligus pembinaan sebagai upaya untuk menekan peredaran virus ini.

“Kami sudah melakukan langkah langkah atau antisipasi sesuai dengan himbauan dari Pemerintah Pusat. Kita sudah bersurat ke Kecamatan kepada rekan-rekan kita, khususnya puskeswan kita dan dokter-dokter hewan kita yang bertugas di kecamatan untuk bersurat melakukan sosialisasi dan pembinaan pembinaan kepada peternak kita,” paparnya

Terkait dengan antisipasi, pihaknya juga  telah melakukan pengadaan 1.200 liter disenfektan di tahun anggaran 2020 ini, sebagai upaya antisipasi mudah-mudahan bisa segera cair dan dimanfaatkan.

“Atas inisiatif Bupati juga, hari ini ini kita melakukan mepatung dan makan daging babi bersama. Hal ini untuk membuktikan daging babi ini aman untuk dikonsumsi, yang penting cara pemasakannya dilakukan dengan benar,” tambah Budana. (gus)

Bagikan Artikel

Rekomendasi