Wagub Bali: Pameran Kendaraan Klasik Jadi Alternatif Pengembangan Pariwisata

Minggu, 05 Januari 2020 : 20.37
Wagub Bali Cok Ace menutup acara'Bali classic Motor Show' di GWK, Badung /ist
Badung - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati "Cok Ace" menyatakan pameran pemeran kendaraan klasik bertajuk 'Bali Classic Motor Show bisa menjadi alternatif pengembangan sektor pariwisata di Bali.

Cok Ace secara resmi menutup pemeran kendaraan klasik bertajuk 'Bali Classic Motor Show' di Areal Garuda Wisnu Kencana (GWK), Minggu (5/1/2020).

Wagub Cok Ace berkesempatan untuk mengendarai Mobil Bung Karno. Mobil merk Yanka produksi tahun 1959 ini merupakan hadiah dari Perdana Menteri Uni Soviet. Mobil yang memiliki jejak historis ini dikoleksi oleh Budi Santosa, kolektor dari Kota Surabaya.

Dalam sambutan singkatnya, Wagub Cok Ace menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan pameran mobil dan motor kuno yang digagas Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI).

"Kegiatan semacam ini bisa menjadi alternatif baru dalam pengembangan sektor pariwisata Bali sebagai destinasi wisata memang menonjol budayanya," ujarnya. Pelaksanaan event di GWK yang banyak dikunjungi wisatawan manca negara diharapkan berdampak positif bagi bidang pariwisata.

Wisatawan yang menyaksikan pameran mobil klasik di Bali diharapkan menginformasikan apa yang mereka lihat sekembalinya mereka ke negeranya. "Sehingga dunia akan tahu kalau di Bali ada perkumpulan penggemar mobil kuno," sambungnya.

Pada bagian lain, Penglingsir Puri Ubud ini berharap, para penghobi kendaraan kuno tetap solid dan menjaga kekompakan. "Selain kompak, kita juga harus maklum. Maklum kalau di tempat berpameran tempatnya kurang bagus," tuturnya.

Sementara itu, Ketua PPMKI Bali Agus Pendit menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 98 mobil dan 40 motor.

Tak hanya berasal dari Pulau Dewata, pameran juga diikuti penghobi kendaraan kuno dari sejumlah daerah. Wagub Cok Ace menyertakan empat kendaraan klasik pada pameran kali ini. (riz)

Rekomendasi