Terseret Arus, Wisatawan Columbia Hilang di Pantai Kuta

Senin, 06 Januari 2020 : 06.44
Tim SAR melakukan pencarian terhadap wisatawan Columbia yang hilang di pantai Kuta/Basarnas Bali
Kuta - Lucas Barrales, warga negara asing asal Columbia dikabarkan hilang saat berenang di Pantai Kuta, Minggu (5/1/2020). Menurut keterangan Kantor Basarnas Bali, korban berenang pukul 10.45 Wita, seputaran depan Hotel Anantara, Seminyak-Kuta, Kabupaten Badung.

"Kami terima laporan dari salah seorang anggota Balawista Badung, Nyoman Yifan pada pukul 12.55 Wita," ujar Hari Adi Purnomo, selaku Kepala Kantor Basarnas Bali dalam keterangannya.

Dua orang tim rescue Basarnas Bali bersama Balawista yang bertugas di Pantai Kuta, langsung digerakkan untuk melakukan penyisiran dengan menggunakan 2 unit jet ski.

Tim kedua yang berjumlah 8 personil dikerahkan menuju Pantai Patra Jasa untuk menurunkan 1 unit rubber boat. Pencarian mulai dilaksanakan sekitar pukul 13.45 Wita. Satu jam kemudian menyusul pergerakan tim rubber boat.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Bali, I.B. Surya Wirawan ikut langsung turun ke lokasi kejadian, berkoordinasi dan memimpin jalannya operasi SAR.

"Selain upaya penyisiran di laut, tim udara take off dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pukul 16.05 Wita menggunakan Helikopter Bell 429 milik Polair Polda Bali," sambungnya.

Operasi SAR yang berlangsung hingga petang tidak membuahkan hasil. Tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan WNA nahas tersebut.

Pagi tadi upaya pencarian kembali dilanjutkan. Tim SAR gabungan akan dibagi dalam 4 area pencarian di perairan, penyisiran darat dan juga pencarian melalui pantauan udara.

"Kita masih fokus di posisi perkiraan korban tenggelam, dan tentunya diperluas sesuai perhitungan pergerakan arus dan angin, 25 Nm² luas penyisiran SRU udara, 15,5 Nm² oleh SRU laut, sementara SRU darat akan berjalan dari LKP kearah utara dan selatan sejauh kurang lebih 10 Km," tutup Hari Adi.

Menurut data dari BMKG pagi ini, Senin (6/1/2020) kondisi cuaca di sekitar lokasi berawan hingga hujan, angin mengarah ke timur dengan kecepatan 9 - 12 Kts, dengan arus permukaan mengarah ke timur kecepatan 0.4 Kts.

Tercatat tinggi gelombang 1 - 1.5 meter dan jarak pandang terpantau 7.6 Km. Selain personil dari Basarnas Bali, operasi SAR turut melibatkan unsur SAR dari Dit Samapta Polda Bali, Polair Polda Bali, Polsek Kuta, Balawista Kuta, serta keluarga korban dan masyarakat.

Alat utama yang akan dikerahkan 3 unit rubber boat, 2 unit jet ski dan helikopter Bell 429. (riz)
Bagikan Artikel

Rekomendasi