Terjunkan TNI, BPBD Bersihkan Sungai di Buleleng

Minggu, 12 Januari 2020 : 14.00
BPBD libatkan TNi dalam aksi bersih sungai di Kabupaten Buleleng/ist
Buleleng - BPBD menerjunkan aparat Kodim 1609/Buleleng melakukan kegiatan pembersihan sungai di Desa Pemaron sebagai upaya mencegah banjir.

Dalam rangka mencegah datangnya aliran air yang begitu besar dari hulu yang bisa mengakibatkan banjir dilakukan aksi bersih Sungai Batu Pulu, Desa Pemaron dilakukan, Sabtu (11/01/2020).

Aksi bersih sungai dihadiri Kasdim 1609/Buleleng Mayor Kav. I Nyoman Arya Jayantara, Danramil 1609/01 Kota Singaraja Kapten Inf. M. Rifa’i, Pjs Pasiops Kodim 1609/Buleleng Kapten Inf. Made Subur Gunung Mas, Kadis BPBD Kabupaten Buleleng Ida Bagus Suadnyana, Perbekel Desa Pemaron Putu Mertayasa serta Pejabat instansi terkait Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Sebanyak 250 orang tersebut dilakukan dengan menyisir aliran sungai lengkap dengan peralatan cangkul, sabit, kantong plastik serta 3 unit mobil operasional Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan sasaran sampah yang menumpuk di bawah jembatan Sungai Batupulu.

Tumpukan sampah menyebabkan arus air terhambat dan air meluap sampai ke jalan raya jika hujan deras. Sampah rumah tangga maupun organik serta ranting pohon berserakan di seputaran aliran sungai.

Kasdim 1609/Buleleng Mayor Kav I Nyoman Arya Jayantara mengucapkan terima kasih kepada pihak PLN dan BPBD serta Instasi lainnya dalam kegiatan bersih sungai mengantisipas terjadi banjir saat hujan.

“Kita tidak bisa memprediksi cuaca maka dari itu, apabila tidak mengantisipasinya maka kejadian banjir tidak bisa kita hindarkan", ungkap Kasdim.

Semua harus apat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan. Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan sebagai cerminan bagi parwisata Kabupaten Buleleng.

Kegiatan yang digagas PLN Singaraja yang menggandeng instansi lain dalam rangka menanggulangi bencana pada musim hujan ini. Sementara sebagai pelaksana, Kepala BPBD Buleleng Ida Bagus Suadnyana dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan yang melibatkan satuan TNI Kodim 1609/Buleleng.

“Sambil menunggu alat berat dari Balai Wilayah Sungai (BWS) maka dari itu kita bekerja dengan alat yang ada. Kita bisa pergunakan waktu secara efisien. Kita ambil sampah dan naikkan ke atas truk", ungkapnya.

Kerja bersama bergotong royong ini juga demi menyelamatkan aset PLN, karena apabila terkena banjir maka dampaknya bukan hanya di wilayah kita saja namun se Kabupaten Buleleng akan menerima dampaknya yaitu pemadaman listrik.

Tujuan gotong royong di sungai di Batu Pulu Pemaron adalah untuk membersihkan lingkungan yang kiranya dipandang kurang enak dari limbah pembuangan atau sampah rumah tangga serta untuk memberikan contoh dan menyadarkan masyarakat bahwa pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

Dengan begitu, tidak menyebabkan banjir di waktu musim penghujan seperti sekarang ini. (riz)
Bagikan Artikel

Rekomendasi