Selama 10 Tahun, 175 Juta Penumpang Singgah di Bandara Ngurah Rai

Rabu, 01 Januari 2020 : 05.57
Penyambutan penumpang pada malam pergantian tahun di Bandara Ngurah Rai/ist
Badung – Selama periode 2010 – 2019 Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali melayani sekira 175 juta penumpang baik domestik maupun internasional. Semua penumpang dari berbagai tujuan itu diangkut menggunakan sekira 1,27 juta pesawat udara.

General Manager Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry A.Y. Sikado mengungkapkan pada tahun 2019, Bandara Ngurah Rai mampu mempertahankan capaian di tahun 2018 dalam jumlah penumpang dan pesawat udara yang dilayani.

Hingga bulan November 2019, tercatat sebanyak 22 juta penumpang dan 148 ribu pergerakan pesawat udara tercatat keluar masuk Bali melalui bandar udara. Sedangkan di periode yang sama di tahun 2018 lalu, tercatat melayani sebanyak 21,7 juta penumpang dan 148 ribu kapal udara.

Dengan masih berjalannya pencatatan di bulan Desember 2019, tidak menutup kemungkinan terdapat kenaikan pencatatan jumlah penumpang dan kapal udara secara perbandingan tahun 2018 dan 2019 secara keseluruhan.

Selama periode dasawarsa 2010 – 2019, kami mencatat telah melayani sekurangnya 175 juta penumpang yang diangkut oleh sebanyak 1,27 juta pesawat udara. Setiap tahunnya, tentunya selalu terjadi peningkatan jumlah penumpang yang terlayani.

"Hal ini menjadi indikator bahwa Bali merupakan destinasi wisata dunia yang semakin berpendar sinarnya, serta bukti bahwa pelayanan kami telah sesuai dengan harapan para pengguna jasa bandar udara," tutur Herry saat menyambut pergantian tahun dalam penyambutan khusus bagi penumpang oleh Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (31/12/2019) malam.

Pihaknya akan terus melakukan inovasi, perbaikan, serta peningkatan layanan demi tercapainya kepuasan pelanggan.

Selama 10 tahun ke belakang, minus pencatatan di tahun 2019 yang masih berjalan, tercatat tahun 2018 menjadi puncak pergerakan penumpang dan pesawat udara, dengan catatan 23,78 juta penumpang dan 162 ribu pergerakan pesawat udara.

Selama satu dasawarsa ini pula, pertumbuhan rata-rata tahunan tercatat sebesar 10% untuk pergerakan penumpang, serta 9% untuk pergerakan pesawat udara.

Jika dirata-rata, tercatat setiap tahunnya terdapat 17,5 juta penumpang dan 127 ribu pergerakan pesawat udara yang dilayani oleh Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali.

Sementara, dalam penyambutan para penumpang terakhir yang meninggalkan Bali di tahun 2019 serta para penumpang pertama yang menjejakkan kaki di Pulau Dewata ini berjalan cukup meriah dengan seremoni khusus.

Penumpang pesawat Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR961 yang meninggalkan Bali menuju Doha tepat di penghujung tahun 2019 dilepas langsung Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero), Devy Suradji, beserta, dan tamu undangan dari instansi komunitas bandar udara dengan pengalungan syal serta pemberian suvenir.

Selain pelepasan penumpang terakhir di tahun 2019, penumpang yang datang menginjakkan kaki di tanah Bali pertama di tahun 2020 pun tak luput dari sambutan hangat.

Tarian dan iringan gamelan Bali menyambut para penumpang yang baru mendarat, juga mendapatkan sambutan kalungan untaian bunga serta suvenir. Sebagai pintu gerbang utama bagi para wisatawan dunia yang hendak menuju Bali, maka pertama kali mereka menjejakkan kaki begitu tiba di bandara.

"Impresi pertama ini lah yang kami sajikan, terutama dengan momen spesial pergantian tahun ini. Sambutan bernafas budaya Bali yang kental kami hadirkan untuk melepas dan menyambut penumpang di penghujung 2019 dan awal 2020 ini,” demikian Herry. (rhm)

Rekomendasi