Polda Bali Bekali Nelayan Pemahaman Cegah Paham Radikal

Selasa, 21 Januari 2020 : 16.40
Kegiatan Bimtibmas dihelat Subdit Patroli Airud Dit Polaiurd Polda Bali/ist
Denpasar - Para nelayan mendapat pemahaman bagaimana mencegah masukknya paham radikalisme ke lingkungan mereka.

Sebagaimana terungkap saat sedikitnya 15 Orang kelompok Nelayan Segara Guna Batu Lumbang dengan di Ketuai oleh kelompok Nelayan I Wayan Kona Antara, mengikuti kegiatan Bimtibmas perairan yang diselenggarakan Subdit Patroli Airud Dit Polairud Polda Bali di Tukad Badung Pemogan Denpasar Selasa, (21/1/2020).

Kegiatan Bimtibmas Tim Bimtibmas Direktorat Polairud sebanyak 10 Personil dipimpin Aiptu I Nyoman Widana.

Widana mengimbau anggota Kelompok Nelayan Segara Guna Batu Lumbang dalam upaya menjaga keamanan bersama serta bagaimana mencegah masuknya paham Radikalisme dan paham yang menyimpang dari haluan Negara Pancasila dan UUD 1945.

Ketua Tim Bintibmas Dit Polairud menyampaikan, paham radikalisme ini mudah sekali masuk kedalam kita dengan berbagai ajakan dan iming iming surgawi apabila mengamalkannya.

"Setiap orang yang sudah terpapar akan mengalami perubahan sikap dan tingkah laku yang berlebihan tentang Agama," katanya. Pihaknya berpesan, agar kelompok nelayan tidak terjerumus kedalam paham tersebut.

"Tidak tidak menutup kemungkinan kelompok tersebut masuk melalui jalur pantai, mari tetap mempertahankan ideologi Pancasila, serta norma agama yang dianut," ucapnya.

Tim Bintibmas Dit Polairud menyerahkan 15 Buah Lifejacket kepada Kelompok nelayan Segara Guna Batu Lumbang Pemogan guna melengkapi diri pada saat melaksanakan kegiatan di perairan supaya aman.

"Dit Polairud Polda Bali akan terus melakukan pengamanan dan pengawasan di wilayah hukum perairan Polda Bali untuk dapat terus terciptanya keamanan dan ketertiban di perairan maupun pesisir," terangnya.

Nelayan diminta berperan aktif menjaga keamanan wilayah laut dan pesisir dari masuknya orang maupun barang terlarang serta paham radikalisme dan terorisme dengan melaporkan setiap ada permasalahan dan kejadian yang mencurigakan lewat aplikasi pelaporan online berbasis android. (riz)

Rekomendasi