Pimpin Kertha Wisesa Bali, Turah Widiada Ingin Kawal Warisan Budaya Bangsa

Senin, 27 Januari 2020 : 15.44
Ketua DPW Kertha Wisesa Bali Anak Agung Ngurah Gede Widiada
Denpasar - Tokoh Puri Peguyangan Denpasar Anak Agung Ngurah Gede Widiada didaulat menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Bali Perguruan Silat Kertha Wisesa setelah vakum sejak ketua sebelumnya, AAB Mahendra Putra atau Gus Adhi mengundurkan diri.

Terpilihnya pria yang disapa Turah Widiada ini, melalui musyawarah secara aklamasi yang diikuti para guru besar, pengurus dan seluruh keluarga besar Kerta Wisesa di kediaman IK Yutamana Slemat, Kuta, baru-baru ini.

Atas kepercayaan keluarga besar Kertha Wisesa, Turah Widiada menyampaikan terima kasih dan siap mengemban amanah yang cukup berat itu untuk membawa kejayaan Kertha Wisesa sebagai organisasi pencak silat yang didirikan para penduhulu veteran kemerdekaan RI

"Terima kasih, secara aklamasi mendaulat saya mengisi kekosongan Ketua Umum DPW Kertha Wisesa Bali," ucapnya ditemui Puri Peguyangan, Denpasar, Senin 27 Januarui 2020.

Disisa empat tahun kepengurusannya mendatang, periode 2019-2024, Turah Widiada, dengan penuh kehormatan menerima jabatan dan mengemban amanah tersebut. Sejak lama, dirinya telah berinteraksi dengan organisasi perguruan Kertha Wisesa yang turut berjuang sebelum kemerdekaan.

Dijelaskan, pencak silat ini memiliki dimensi perjuangan sejak bedirinya yang diperjuangkan para veteran pejuang yang ikut merebut kemerdekaan bangsa ini,

Dalam mengisi kegiatan mendatang, bersama organisasi pencak silat lainnya di Bali seperti Bhakti Negera dan Perisai Diri (PD), pihaknya siap menjalani sesuai panggilan nurani dalam memajukan pencak silat di Pulau Dewata.

"Ini keterpanggilan nurani, untuk mengawal bahwa pencak silat sebagai nilai warisan budaya bangsa yang harus dijaga," katanya menegaskan. (rhm)

Rekomendasi