Percantik Wajah Tukad Badung, Denpasar Siapkan Rp2,9 Miliar

Kamis, 09 Januari 2020 : 17.22
Pemkot Denpasar menganggarkan dana miliaran rupiah untuk melakukan penataan mempercantik beberapa sungai
Denpasar - Pemkot Denpasar menyiapkan dana miliaran rupiah untuk mempercantik wajah sungai-sungai secara berkelanjutan. Tahun 2020 ini, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar kembali akan melaksaakan penataan sungai.

Sebelumnya membuat Taman Lansia di kawasan Dam Oongan yang diberi nama Taman Lila Ulangun dan Taman di kawasan Tukad Badung, Banjar Buagan, adapun sungai yang di sasar pada tahun 2020 ini adalah Tukad Lobong, Desa Sumerta dan Tukad Badung serta Tukad Tag-tag.

Kabid Sumber Daya Air DPUPR Kota Denpasar, Ida Ayu Tri Suci menjelaskan Pemkot Denpasar memiliki komitmen besar untuk menata sungai yang melintasi jantung kota.

Tentunya hal ini dilaksanakan sebagai upaya berkelanjutan untuk memberikan nuansa indah dan edukasi terhadap masyarakat untuk ikut aktif menjaga kebersihan sungai.

“Sejak awal dilaksanakan, penataan sungai ini merupakan upaya Pemkot Denpasar untuk memperindah dan mengedukasi masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan sungai,” ujarnya Kamis (9/1/2020).

Lebih lanjut dijelaskan, adapun tiga sungai tersebut sedianya akan dimulai penataannya di tahun 2020 ini. Yakni Tukad Lobong, Desa Sumerta yang akan dilaksanakan penataan sepanjang 200 meter dengan anggaran Rp. 1,4 Miliar.

Tukad Badung lanjutan yakni dari Taman Kumbasari ke utara sepanjang 400 meter dengan anggaran Rp. 2,9 Miliar. Ketiga adalah Tukad Tag-Tag yang akan ditata dengan menambahkan konsep anjungan sekitar 67 meter dengan anggaran Rp. 800 juta.

Dayu Tri Suci menambahkan bahwa penataan ini merupakan komitmen besar Walikota dan Wakil Walikota Denpasar untuk menata sungai secara berkelanjutan.

Tentunya secara berkelanjutan sungai di Kota Denpasar akan terus ditata secara keseluruhan dan bertahap sesuai dengan kemampuan daerah.

“Tentunya hal ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan dan bertahap sehingga nantinya seluruh sungai yang melintasi Kota Denpasar dapat tertata rapi dan mampu memberi edukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai,” imbuhnya. (riz)
Bagikan Artikel

Rekomendasi