Libur Panjang, Trafik Data XL Axiata Bali Nusra Melonjak 20 Persen

Jumat, 03 Januari 2020 : 20.57
Denpasar - Selama libur panjang akhir tahun trafik data PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mengalami lonjakan pesat hingga 20 persen. Selama masa liburan panjang akhir tahun 2019, kinerja jaringan XL sangat baik secara nasional.

Hampir tidak ada persoalan yang berarti yang menganggu layanan kepada pelanggan selama masa libur antara 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020.

Pada waktu yang sama, trafik data di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan trafik di hari normal.

Layanan data berbasis Games menjadi favorit pelanggan untuk mengisi masa liburannya, diikuti oleh Instant Messaging dan Web Browsing.

Group Head XL Axiata East Region, Bambang Parikesit mengatakan, “Trafik data di Bali meningkat hingga 20 %. NTB, termasuk Lombok, naik sekitar 18 %. Bahkan di NTT, di mana tahun ini XL mulai banyak melakukan ekspansi ke area-area baru di sana, naik hingga 26 %.

Selain itu, trafik di kota-kota penting juga naik. Di Denpasar naik 12 %, Mataram naik 8 %, Kupang 14 %, Labuhan Bajo naik 9 %. Ketiga provinsi tersebut memiliki banyak destinasi wisata yang semakin popular yang banyak dikunjungi di sepanjang liburan akhir tahun ini.

XL Axiata secara khusus telah menyiapkan jaringan yang memadai untuk area-area yang menjadi lokasi keramaian baik tempat wisata maupun pusat perbelanjaan, juga Bandara Ngurah Rai Denpasar, Pelabuhan Tanjung Benoa dan Gili Manuk, Bandara Lombok Praya, Bandara El Tari Kupang, serta Bandara Komodo Labuhan Bajo. Khusus Bali dan Lombok, jaringan 4G telah menyelimuti hampir seluruh area, dan sebagian besar telah terfiberisasi.

Saat Natal, 24-25 Desember 2019, trafik data di wilayah dengan komunitas Nasrani cukup besar seperti Kupang naik hingga 21 %. Kenaikan trafik data juga terjadi di seluruh wilayah Jawa Timur, yaitu sekitar 28 %.

Keberadaan jalan tol Trans Jawa semakin memudahkan masyarakat menjangkau Jawa Timur dari mana saja. Karena itu tidak mengherankan jika masa liburan panjang seperti kemarin banyak masyarakat luar yang masuk Jawa Timur untuk berlibur, berwisata, maupun pulang kampung.

Menurut Bambang Parikesit, hal yang paling utama adalah mampu melalui masa liburan dengan lonjakan trafik ini dengan performa jaringan yang baik dan lancar. Tidak ada gangguan yang berarti.

Jika jaringan aman, maka dengan sendirinya pelanggan nyaman dan trafik akan naik.

Semua ini hasil dari upaya XL Axiata secara terus-menerus meningkatkan kualitas jaringan, baik dengan meningkatkan kapasitas, penerapan teknologi terbaru, hingga perluasan jaringan data 4G ke area-arae baru di seluruh Indonesia.

Trafik data melonjak secara Nasional

Secara nasional, sepanjang liburan akhir tahun ini, trafik data meningkat signifikan, mencapai sekitar 14 % dibandingkan trafik di hari normal.

Kenaikan trafik kali ini juga lebih tinggi dibandinkan kenaikan trafik di periode yang sama tahun lalu yang mencapai 38 %. Area-area di luar Jawa juga cukup berkontribusi dalam kenaikan trafik kali ini.

Layanan data berbasis Games 25% menjadi favorit pelanggan untuk mengisi masa liburannya, diikuti oleh Instant Messaging sebesar 16% dan Web Browsing 12%.

Data dari Customer Experience and Service Operation Center (CE&SOC) XL Axiata yang berada di kantor pusat XL Axiata menunjukkan, kenaikan rata-rata trafik data khusus saat Natal sebesar 9% dibandingkan hari biasa, dengan kenaikan trafik tertinggi sebesar 21%.

Sedangkan saat malam Tahun Baru saja, kenaikan trafik rata-rata sebesar 14% dan dan tertinggi 77%. Saat ini XL Axiata memiliki pelanggan sebanyak 55,5 juta pelanggan, dan diperkuat dengan lebih dari 129.261 BTS termasuk lebih dari 53.000 BTS 3G dan lebih dari 39.000 BTS 4G.

Jaringan 4G LTE XL Axiata juga terus diperluas, dan saat ini sudah mencapai lebih dari 410 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia.

XL Axiata juga terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan data seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data. (riz)
Bagikan Artikel

Rekomendasi