Intip Ada yang Baru di Australia Barat Tahun 2020

Minggu, 19 Januari 2020 : 16.52
Jakarta – Banyak orang Indonesia telah mengenal kehangatan dan keramahan ibu kota Perth di Australia Barat sebagai kota pilihan untuk melanjutkan pendidikan bagi pelajar-pelajar di penjuru Asia Tenggara.

Belakangan, Perth semakin mengalami perkembangan sebagai kota yang penuh sukacita dan dipenuhi dengan berbagai atraksi dan destinasi menarik — memantik semangat wisatawan di seluruh dunia.

Dengan penerbangan dari Jakarta ke Perth memakan waktu singkat selama 4,5 jam saja, namun Perth dapat memberikan perpaduan seimbang agar wisatawan dapat menikmati pengalaman urban dan pesisir yang sama-sama menyenangkan.

Banyak pembangunan gedung-gedung baru dan pemugaran di beberapa lokasi, berikut adalah rangkuman dari hal hal yang baru di Australia Barat tahun 2020.

Courtesy of AccorHotels

Perth telah menjadi rumah untuk hotel-hotel terbaik di Australia berkat pembangunan yang siginifikan dari sektor properti, yang menjadi salah satu fokus pembangunan di negara bagian ini.

Salah satu yang terbaru adalah The Ritz-Carlton Perth, destinasi mewah masa kini yang memancarkan keindahan dan budaya Australia Barat dalam desainnya.

Para tamu akan menikmati berbagai kenyamanan dan fasilitas rekreasi untuk kamar dan suite mewah, sangat pas untuk tujuan bersantai dan menghidupkan kembali semangat Anda.

Dilengkapi dengan kolam renang air panas terbuka yang menghadap ke Elizabeth Quay, sebuah urban spa retreat, yang menawarkan perawatan holistik, serta restoran khas dengan bahan-bahan lokal yang segar.

Sementara itu, yang berada di pusat Perth CBD (Central Business Disctrict) adalah Novotel Perth Murray St, yang akan segera beroperasi pada April 2020. Hotel ini menjadi pilihan ideal untuk bisnis dan akomodasi liburan, dan dikelilingi oleh berbagai restoran dan pusat perbelanjaan.

Aneka Makanan dan Minuman

Courtesy of The Royal Hotel

Restoran dan lounge khas The Ritz Carlton, Hearth, menyuguhkan interpretasi yang baru dan berani ari menu klasik barbecue Australia.

Jed Gerrard yang dibanggakan sebagai Executive Chef Australia Barat akan menyajikan sajian gourmet pilihan kepada para pengunjung, untuk memperkenalkan kisah-kisah yang berasal dari tradisi serta budaya lokal setempat, dan menunjukkan produk-produk terbaik dan tersegar dari petani, nelayan, dan pengolah lokal di sana.

Pemugaran bangunan yang juga penting untuk diketahui adalah kembalinya The Royal Hotel. Dibangun pada tahun 1882, lokasi tersebut kembali membuka pintunya ke publik di bulan November dengan renovasi besar-besaran.

Kemunculan The Royal Hotel akan menghadirkan kembali jantung dan jiwa dari kota Perth, berupa pub ikonik yang menyajikan corner saloon di lantai dasar, dua bar, ruang makan pribadi, ruangan karaoke, ruang acara multifungsi, dan beranda yang menghadap ke arah Yagan Square, di mana sejarah dan ciri khas hotel dipertahankan sedemikian rupa agar tetap lekang, termasuk lantai dan balok di bagian langit-langit, lantai kayu, dan jendela lengkung.

Salah satu bangunan lama di sepanjang William Street yang merupakan pusat budaya Perth dari Northbridge, Rechabite Hall, telah dibangun kembali.

Dulunya merupakan aula dansa yang ramai, The Rechabite kini menjadi tempat hiburan dan bersantap tiga lantai, yang juga menyediakan beberapa bar, restoran dan rooftop dengan pemadangan sekitar kota dan area Northbridge.

Double Rainbow adalah bar dan dapur yang dipimpin oleh kepala Chef, Jesse Blake, yang sebelumnya berasal dari Petition Kitchen. Di area basement, ada bar bawah tanah Goodwill Club – dengan lift setinggi 25 meter untuk membawa pengunjung dari basement ke area rooftop.

Courtesy of Western Australian Museum

Pemugaran Western Australian Museum di Perth dijadwalkan selesai pada 2020.

Setelah selesai, bangunan senilai (kurang lebih) 400 juta dolar Australia tersebut akan diposisikan sebagai pintu masuk bagi pengunjung untuk mengeksplor seluruh wilayah Australia Barat, menggunakan teknologi canggih dari Australia Barat dengan metode tampilan inovatif.

Masyarakat Australia Barat adalah pusat dari pembangunan dan konten museum, yang berfokus pada kisah penduduk asli (Aboriginal) dan cerita multikultural lainnya.

Bangunan baru ini akan menjadi hampir empat kali lebih besar dari WA Museum yang sebelumnya, yang berukuran hampir 6,000 meter persegi untuk ruangan galeri, termasuk ruang untuk panggung skala besar berukuran 1,000 meter persegi, serta ruangan untuk pameran khusus.

Pengunjung juga dapat mengungunjungi learning studios, yaitu sebuah ruangan khusus untuk melihat proses pembangunan di balik layar, serta area ritel dan kafe.

Proyek besar ini juga mencakup estorasi gedung bersejarah, konstruksi gedung tambahan baru, proyek seni dan desain publik, produksi dan instalasi konten museum – temasuk kerangka paus biru sebesar 24 meter yang dibanggakan.

Praktiksi desainer internasional HASSELL + OMA bekerja sama dengan Brookfield Multiplex dan pemerintah Australia Barat untuk memimpin pengerjaan desain museum baru yang sangat dinantikan ini.

Transformasi area Fremantle Courtesy of The Old Synagogue

Pusat dari Fremantle akan diubah menjadi pusat komersial dan komunitas saat pembangunan dan perbaikan area Kings Square selesai pada tahun 2020.

Area tersebut didesain untuk menjadi tempat untuk makan, berbelanja, bekerja, bersantai, belajar dan tempat pertemuan untuk memenuhi kebutuhan semua krang sembari menikmati warisan budaya dari kota pelabuhan ini.

Ujung selatan Fremantle menghadirkan The Old Synagogue – landmark ikonik yang telah diubah menjadi tempat makan dan hiburan kelas dunia.

Sementara itu, Kailis Fish Market Café yang baru merupakan game changer untuk kawasan pelabuhan kapal nelayan. Di sini, Anda dapat menikmati berbagai macam hidangan laut lokal nan segar, yang disajikan dengan digoreng, mentah atau dibakar.

Courtesy of Hotel Rottnest

Memiliki 63 pantai putih tersembunyi dan 20 teluk, tentu mudah untuk memahami mengapa penduduk Perth dengan bangga menyatakan Pulau Rottnest adalah surga mereka sendiri.

Tempat liburan yang terkenal ini telah mendapatkan dukungan besar dalam penyediaan akomodasi, dengan dibukanya Discovery Rottnest Island, dan rencana ekspansi Hotel Rottnest.

Dengan jarak tempuh yang singkat menggunakan feri dari Perth, Fremantle atau Hillarys, Pulau Rottnest berpeluang untuk semakin dikenal secara intermasional dalam beberapa tahun terakhir karena kehadiran penghuni asli pulau ini,

Quokka.

Binatang berkantung yang kecil, berbulu dan menggemaskan ini telah menjadi sensasi di internet setelah umber berita online menyatakannya sebagai “hewan paling bahagia di dunia” – memperkuat tren di media sosial dengan tagar #quokkaselfie.

Sejumlah selebriti seperti Margot Robbie, Roger Federer, Shawn Mendes, Chris Hemsworth dan Hugh Jackman telah menunjukkan foto selfie mereka bersama Quokka saat mengunjungi pulau ini.

Lineup Festival tahun 2020

Courtesy of Taste Great Southern

Festival Australia Barat tidak hanya menargetkan penggemar musik, tapi juga mereka yang menikmati pesta seni, makanan dan wine, komedi, dan aktivitas favorit keluarga. FRINGE World Festival (16 Januari – 17 Januari 2020) dan Perth Festival (7 Februari – 1 Maret 2020).

Kegiatyan itu dua festival yang paling dinantikan dan terkenal di Perth, yang biasa digelar pada saat musim panas. FRINGE World Festival merupakan Fringe terbesar ketiga di dunia dengan lebih dari 670 penampilan teater, komedi, kabaret, sirkus, dan masih banyak lagi.

Perth Festival adalah festival yang menghadirkan berbagai bentuk seni yang telah terkurasi, dan sangat terkenal di Australia karena menghasilkan karya-karya baru yang besar, merayakan kualitas unik Perth dan memikat hati beragam penonton.

Pilihan aktivitas seputar kota lainnya adalah mengunjungi Twilight Hawkers Market, yang merupakan pusat ajanan asli dan terbesar Perth setiap Jumat malam sampai tanggal 28 Februari 2020.

Jika bepergian ke wilayah barat daya dari Australia Barat, jangan lewatkan Taste Great Southern (26 Maret – 5 April 2020) – yaitu festival bagi penggemar kuliner untuk memperoleh produk-produk segar yang diolah oleh figur Chef ternama, di antaranya pemenang pertama MasterChef Australia tahun 2009 Julie Goodwin dan kontestan Masterchef Australia tahun 2019 asal Perth, Derek Lau. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi