Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD Denpasar Siaga Penanggulangan Bencana

Senin, 06 Januari 2020 : 14.02
Petugas mengecek kesiapan peralatan operasional penanggulangan bencana di Kota Denpasar
Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar bersama seluruh jajaran pun melakukan apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana menyusul datangnya musim penghujan yang ditandai cuaca ekstrem.

Cuaca ekstrem sedang terjadi di beberapa tempat di wilayah Indonesia, tak terkecuali di Bali. Hujan lebat yang berpotensi banjir, angin kencang berdampak pada tumbangnya pepohonan dan lainnya membuat masyarakat cemas akan dampak yang ditimbulkan.

Apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana yang dilaksankan di Pos Induk BPBD Kota Denpasar, Senin (6/1/2019) dipimpin Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara yang juga selaku Kepala BPBD/

Sebagai langkah untuk memantapkan persiapan di dalam menghadapi bencana. Apel siaga bencana alam ini dihadiri instansi terkait tanggap bencana seperti BPBD, Satpol PP, DLHK, Kesbangpol, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial serta instansi terkait lainnya.

Kegiatan apel siaga bencana ini dilakukan untuk mengetahui kesiapan anggota yang bertugas untuk mengantisipasi bencana alam yang mungkin akan terjadi. Baik dari kesiapan personel, sarana dan prasarana serta dukungan logistik ataupun lainnya.

“Bencana alam dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, oleh karena itu perlu adanya kesiap siagaan petugas maupun sarana prasarana penanggulangan bencana,” ujarnya. Masalah bencana alam saat ini menjadi topik utama di tahun yang baru ini, karena berbagai bencana alam datang tanpa disadari oleh semua

Dia menegaskan, jika bencana terdeteksi tentang kejadiannya, sudah pasti kita akan segera bersiap-siap. Mencermati hal tersebut, kita bersama memerlukan langkah-langkah proaktif dan preventif.

Pihaknya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk cepat tanggap jika ada bencana. Selain itu, pihaknya juga mengingatkan untuk terus memantau group respon cepat yang telah dibentuk untuk memberi respon cepat kepada masyarakat jika dibutuhkan.

"Bencana alam tidak bisa dicegah sehingga kita sebagai petugas sudah seharusnya siap siaga tanggap bencana serta bersinergi dengan BNPB, BPBD, TNI/ Polri dan masyarakat," jelasnya.

Masyarakat diharapkan bersama- sama mempersiapkan diri menghadapi bencana. Dirinya juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan serta melaporkan jika terpantau atau terjadi bencana dengan menghubungi call center 112 atau (0361) 223333.

Terlebih, saat cuaca ekstrem, agar meningkatkan kewaspadaan serta selalu berkoordinasi di dalam menghadapi setiap permasalahan. Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar, IB. Joni Ariwibawa terus melakukan pengecekan sarana prasarana yang akan digunakan jika terjadi bencana.

Selain itu dirinya juga telah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan seperi Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, DLHK, Satpol PP serta seluruh instansi terkait.

Lkukan langkah antisipasi dilakukan seperti pengecekan sarana prasarana seperti ambulan, pemadam kebakaran, penyedot air, pemotong kayu, mobil jenasah serta lainnya. Selain itu, kami mempersiapkan pasukan kurang lebih 50 personil secara bergantian stand by 24 jam. (riz)
Bagikan Artikel

Rekomendasi