Gelar Tes Urine, BNN Bidik PNS dan Anggota DPRD Denpasar

Rabu, 15 Januari 2020 : 22.56
Petugas BNN melakukan tes urine terhadap wakil rakyat/ist
Denpasar - Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan anggota DPRD Kota Denpasar menjadi target tes urine yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kegiatan ini, dalam upaya melaksanakan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sehingga Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar.

Tes urine dilakukan kepada seluruh anggota DPRD Kota Denpasar, di Kantor DPRD Kota Denpasar, Rabu (15/1/20220). Satu persatu wakil rakyat diminta kencing pada tabung kecil yang disediakan petugas BNN.

Dari 45 anggota DPRD Denpasar, baru 28 anggota yang datang dan menjalankan tes urine. Kepala BNN Kota Denpasar, AKBP Hagnyono mengatakan, tes urine ini bukan sebagai tindakan penyidikan dan sifatnya hanya pencegahan.

"Kegiatan ini dalam rangka mencegah penyalahgunaan obat-obatan terlarang di lingkungan pemerintah," terangnya. Pasalnya, mereka merupakan wakil rakyat yang menjadi panutan masyarakat.

Pihaknya ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa anggota dewan bersih dari narkoba. Selanjutnya akan disasar PNS untuk dites urine.

Tahun 2019, sedikitnya 1.800 PNS di Denpasar sudah mengikuti tes urine. Tahun ini pihaknya menargetkan 2.000 PNS mengikuti pemeriksaan tersebut.

Wakil DPRD Kota Denpasar, Wayan Mariyana Wandira menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh BNN Kota Denpasar ini.

"Kami berkomitmen dalam pencegahan dan peredaran serta penyalah gunaan narkoba, dan tes urine ini merupakan salah satu cara pencegahan dari diri sendiri," ujarnya.

Dikatakan, sebagai wakil rakyat kita harus bisa memberikan contoh yang baik, kita saja bisa masa masyarakat tidak.

"Dan saya harapkan kepada BNN untuk tidak ragu mengumumkan hasil yang sesungguhnya agar kita tau semua dan terbuka. Jika memang ada hasil yang tidak sesuai, ya harus dikatakan kepada masyarakat”, tutupnya. (riz)

Rekomendasi