Era Milenial 4.0, Paud Diharapkan Mampu Dukung Kreativitas Anak

Sabtu, 25 Januari 2020 : 17.27
Semnar Nasional digelar Himpunan PAUD Indonesia Wilayah Bali di Denpasar
Denpasar - Keberadaan Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diharapkan bisa mendukung kreativitas anak seiring masuknya revolusi industri 4.0.

Dalam kaitan itu, Himpunan PAUD Indonesia (Himpaudi) Wilayah Bali menggelar Seminar Nasional bertajuk Inspirasi Reggio Emilla untuk mewujudkan merdeka belajar, kreatifitas belajar PAUD era Milinial 4.0.

Kegiatan menghadirkan pendidik PAUD se-Bali dibuka Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. IA. Selly Dharmawijaya Mantra di Dharmanegara Alaya Denpasar, Sabtu (25/1/2020).

Hadir Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Disikpora Kota Denpasar, Ni Made Sugiantini, seluruh pengurus Himpaudi kabupaten/kota se-Bali serta pendidik PAUD se-Bali. Hadir pula narasumber yakni Prof, Hj. Netty Herawati.

Ketua Panitia Kegiatan, Rahmani dalam laporanya menjelaskan bahwa di era revolusi industri 4.0 diharapkan guru Paud mampu mendukung kreativitas anak.

"Sehingga dalam penerapanya mampu mendukung kebebasan belajar bagi anak," ujarnya sembari menambahkan, kegiatan ini diikuti oleh 627 peserta dari kalangan umum dan pendidik PAUD.

Harapannya, seminar ini dapat menjadi ajang untuk menambah ilmu untuk memberikan manfaat bagi anak didik, khususnya dalam merdeka belajar.

Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Selly Dharmawijaya Mantra mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi pelaksanaan seminar nasional ini. Dimana, pelaksanaan kegiatan ini diharapkan mampu menggetok tularkan kiat-kiat dalam pendidikan PAUD di era Milinial dan Revolusi Industri 4.0 ini.

Di Kota Denpasar, perkembangan PAUD menunjukan hasil yang membanggakan. Hal ini terbukti dengan diraihnya Himpaudi Award oleh Bunda PAUD Kota Denpasar.

Dimana, penghargaan ini merupakan muara dari setiap inovasi dan terobosan sekaligus merupakan itik awal untuk terus berkarya menuju Kota Layak Anak berkelanjutan.

“Seminar ini tentunya sebagai suatu upaya untuk mengakomodasi keinginan melakukan segala upaya untuk memberikan pendidikan PAUD yang tepat sasaran sehingga mampu membuat anak senang dan menyukai kegiatan bermain dan belajar,” ujar Selly.

Selain pendidik PAUD, orang tua juga memiliki peranan penting untuk pendidikan karakter anak. Hal ini dapat dilakukan salah satunya dengan adanya interaksi yang berkualitas baik antara anak dengan orangtua dan guru.

Selly menekankan, tantangan era milinial di revolusi industri 4.0 ini sangatlah kompleks. Dimana, kemajuan teknologi tidak hanya berdampak positif, melainkan berpeluang memiliki dampak negatif.

“Disinilah peranan orang tua penting bagi anak, sehingga anak sejak kecil terbiasa berinteraksi, tidak hanya bermain gadget semata, dan pentingya mengajarkan anak untuk bijak menggunakan gadget termasuk bermedia sosial saat ini,” tutupnya. (riz)

Rekomendasi