Dihantam Ombak, Jukung Nelayan Bali Tenggelam di Perairan Banyuwangi

Selasa, 14 Januari 2020 : 11.44
Petugas dan warga menyelamatkan jukung yang di hantam ombak/ist
Jembrana - Cuaca Buruk Perairan Selat Bali menyebabkan Samsul Hadi, nelayan Pengambengan KabupatenJembrana mengalami musibah jukungnya teggelam.

Minggu, tanggal 12 Januari 2020 sekira pukul 08.00 wita, yang sedang mencari ikan di Perairan Senggrong Kabupaten. Banyuwangi. Samsul Hadi mulai berlayar sekira pukul 12.00 wita, jukungnya terbalik dihantam ombak besar di perairan Banyuwangi.

Samsul diselamatkan sesama nelayan menggunakan perahu konol asal Muncar, kejadian kecelakaan laut ini dilaporkan ke Sat Polair Polres Jembrana oleh Ropika istri korban Samsul Hadi.

Atas informasi istri korban, Kasat Polair Polres Jembrana Iptu H. Eddy Waluyo koordinasi dengan Kasat Polair Polres Banyuwangi, bersama-sama membantu melaksanakan bantuan pertolongan terhadap korban.

Sekitar pukul 10.00 wita, jukung Samsul Hadi yang sebelumnya tenggelam, muncul dan terapung sendiri di perairan Pengambengan kurang lebih 3 mil dari bibir pantai.

Kasat Polair Polres Jembrana Iptu H. Eddy Waluyo memerintahkan KBO Sat Polair Aiptu I Wayan Bagiasa dan Danpal Bripka Purwantono, bersama kru kapal untuk membantu evakuasi jukung viber milik Samsul yang tenggelam Minggu 15 Januari 2020.

Dengan menurunkan Personil Sat Polair menggunakan Kapal Polisi XI-1017, untuk mengawal kegiatan evakuasi bersama perahu nelayan yang dipergunakan menarik sampan.

"Akhir-akhir i cuaca sangat buruk, sewaktu-waktu cuacanya berubah-rubah sehingga sulit memprediksi, ditekannya kepada para nelayan agar waspada sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tandasnya.

Pihaknya juga menekankan, para anggota kru penyelamat dan para nelayan yang ikut mengevakuasi Jukung agar selalu waspada karena cuaca berubah-rubah. Kegiatan evakuasi jukung selesai pkl 16.00 wita berjalan dengan lancar dan aman, tanpa ada kendala. (riz)
Bagikan Artikel

Rekomendasi