Denpasar Siapkan Bantuan Tujuh Bedah Rumah Per Unit Rp50 Juta

Kamis, 30 Januari 2020 : 06.09
Wali Kota Denpasar IB Rai D Mantra saat penyerahan bantuan bedah rumah
Denpasar - Bantuan bedah rumah untuk tahun 2020 di Kota Denpasar menyasar 7 unit rumah dengan besaran per unit Rp50 juta. Direktur Bisnis Non Kredit Bank BPD Bali, I Nyoman Sumanaya mengatakan CSR bedah rumah yang diserahkan kali ini senilai 30 juta per unit.

"Bedah rumah ini merupakan anggaran tahun 2019, namun baru diserahkan di tahun ini," ujar Sumanaya di Banjar Tegal Kangin Ubung Kaja, Denpasar, Rabu (29/1/2020).

Penyerahan bantuan bedah rumah dan bantuan sosial lainnya kembali dilakukan Pemerintah Kota Denpasar dengan sistem kerjasama dengan perusahaan melalui Coorporate Sosial Responsibility (CSR) dari Bank BPD Bali dan Tiara Dewata.

"Untuk di tahun 2020 untuk di Kota Denpasar bantuan bedah rumah dianggarkan sebanyak 7 unit, satuan 1 unit rumah sebesar Rp 50 juta," sebutnya dalam penyerahan bantuan bedah rumah dan bantuan sosial yang dilakukan Wali Kota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra di dampingi Ketua K3S Kota Denpasar Ny.IA. Sellly Dharmawijaya Mantra kepada keluarga I Ketut Wijaya.

Sementara, Rai Mantra mengatakan, bantuan bedah rumah ini terintegrasi dengan bantuan pendampingan dalam memberikan usaha ekonomi produktif, hingga pendidikan kepada anak-anaknya.

Mengingat kesehatan Wijaya mengalami gangguan mental sehingga pihaknya minta Dinas Kesehatan mapun Dinas Sosial memberi konseling dan mengajak ke Rumah Berdaya Kota Denpasar.

“Dengan adanya konseling dan diberikan pendampingan di Rumah Berdaya akan banyak teman dan memiliki kreatifitas sehingga penyakitnya bisa cepat disembuhkan,’’ ungkapnya.

Khusus anaknnya yang putus sekolah, Rai Mantra mengintruksikan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar untuk memberikan bantuan Pendidikan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Tunas Bangsa Kota Denpasar.

Hal itu harus dilakukan mengingat anak pertamanya telah memasuki usia 17 tahun. Dia berharap hal ini terintegrasi nantinya dapat lebih cepat melakukan penanganan permasalahan kesejahteraan sosial di Kota Denpasar.

Disamping itu langkah ini juga dapat lebih cepat melakukan pelayanan kepada masyarakat lewat pendataan dan pengolahan data penyandang kesejahteran sosial.

“Dimana bantuan bedah rumah terintegrasi dengan bantuan lainnya, seperti peningkatan ekonomi keluarga lewat pelatihan kelompok usaha hingga beasiswa kepada anak dari penerima bantuan bedah rumah,” ujarnya. (riz)

Rekomendasi