Denpasar Festival Diharapkan Jadi Destinasi Baru di Bali

Jumat, 10 Januari 2020 : 23.30
Ajang tahunan seni budaya dan pariwusata Denpasar Festival
Denpasar - Ajang tahunan Denpasar Festival (Denfest) yang telah memasuki tahun 12 yang menyedot perhatian ribuan warga ke depan diharapkan bisa menjadi destinasi pariwisata baru di Bali.

Gelaran Denfest berlangsung sukses dan berjalan dengan baik dari tanggal 28-31 Desember 2019. Pembenahan pelaksanaan event tahunan Pemkot Denpasar ini terus dilakukan evaluasi melibatkan stake holder lainnya di Kota Denpasar, Jumat, (10/1/2020).

Evaluasi Denfest Ke-12 dipimpin Plt. Asisten II Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya bersama Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kota Denpasar, I Made Saryawan, pihak Bank Indonesia, TNI, Kepolisian, instansi terkait Pemkot Denpasar, Wirausaha Muda, dan OPD terkait Pemkot Denpasar di Graha Sewaka Dharma Lumintang.

Plt. Asisten II, Eddy Mulya mengatakan Denfest tentu banyak dinamika, dari masalah lalu lintas, kantong parkir ketertiban, keamanan, tata letak, etika, bentuk fungsi, hingga makna keruangan.

Setiap Denfest selalu dibentuk tim kurator bersama Pemkot Denpasar dan Desa Adat Denpasar. Tentu beberapa kendala dihadapi di lapangan telah dilakukan koordinasi komunikasi dengan OPD Pemkot dan pihak terkait lainnya.

Dalam pertemuan kali ini tentunya melakukan evaluasi dan mengambil langkah kedepan dalam peningkatan kualitas festival yang diharapkan terus meningkat. Harapannya, dalam pertemuan ini menjadikan Denfest nantinya sebagai destinasi baru pariwisata Denpasar.

Pemkot Denpasar menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kerja keras panitia, Desa Adat Denpasar, komponen terkait lainnya Kepolisian, TNI, tokoh adat budaya hingga seluruh partisipasi dengan berjalannya Denfest telah berjalan baik.

"Keadaan cuaca tetap dilakukan antisipasi hingga penutupan denfest yang dilaksanakan dengan acara melepas matahari 2019 menyambut matahari 2020,” ujarnya

Beberapa evaluasi yang kita lakukan bersama saat ini seperti penajaman kembali transaksi non tunai melalui aplikasi Qris, zonasi berpameran, terbangunya ruang workshop bagi komunitas dan masyarakat, hingga keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Sehingga target event Denfest tidak semata-mata pada omset, namun mampu membangun mitra bagi kalangan UMKM, dan mencari marketing baru.

Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kota Denpasar, I Made Saryawan mengatakan hasild dari evaluasi ini nantinya akan dijadikan acuan pada pelaksanaan Dnefest tahun berikutnya.

Beberapa poin pembahasan telah dilakukan bersama OPD terkait serta pemecahan solusi bersama telah dilakukan. Beberapa solusi terkait sampah, toilet, dan kemasan event tetap menjadi poin penting keberlanjutan pelaksanaan Denfest Tahun 2020 ini. (riz)
Bagikan Artikel

Rekomendasi