Cegah Kerusakan Ekosistem, Kepala BNPB Ingatkan Pentingnya Tata Ruang

Minggu, 12 Januari 2020 : 06.27
Kepala BNPB Doni Monardo/dok.
Jakarta - Guna mencegah kerusakan ekosistem yang dapat berdampak buruk bagi kelangsungan hidup manusia maka para pengambil kebijakan dalam pembangunan harus benar-benar memperhatikan tata ruang.

Kepala BNPB Doni Monardo menegaskan hal itu saat menghadiri Rakernas I PDIP di Jakarta International Expo (Jiexpo), Sabtu 11 Januari 2020. Para pengambil kebijakan di pusat dan daerah, harus memperhatikan tata ruang sesuai aturan.

"Masyarakat agar sayang kepada alam, karena bila tidak kerusakan lingkungan terjadi. Hal ini dapat menyebabkan, generasi selanjutnya, bayi yang terlahir menjadi cacat," tegasnya.

Kerusakan ekosistem menyebabkan dampak yang luar biasa. Kesadaran akan ancaman tersebut perlu ditingkatkan. Oleh karena itu untuk meningkatkan kesiapsiagaan BNPB merancang program Keluarga Tangguh Bencana (KATANA).

Doni menegaskan lagi, agar Tahun 2045 mendatang Indonesia menuju Indonesia Emas, maka para pengampu kebijakan dalam pembangunan harus memperhatikan tata ruang sesuai aturan.

Keluarga menurut riset dapat menyelamatkan diri sebesar 65 persen. Oleh karena itu kesadaran dimulai dari keluarga. "Kita semua dapat menjadi pahlawan manusia dengan berkontribusi besar dalam penanggulangan bencana", ujar Doni.

Terjadinya Banjir longsor dan abrasi dapat di minimalisir dengan kesiapsiagaan. Sebagai contoh di Konawe Utara, bupati dan jajarannya koordinasi yang baik dengan BMKG, TNI, Polri dan BPBD senantiasa mengingatkan masyarakat.

Sehingga, lanjutnya, ketika bencana terjadi tidak ada korban. Semua potensi bencana dapat kita cegah dan kita kurangi dampaknya. Ancaman bencana lainnya seperti limbah dan kegagalan teknologi.

Mengakibatkan kualitas air menjadi buruk. Sehingga air tidak bisa dikonsumsi untuk di minum. Oleh karena itu kerusakan lingkungan terjadi, sungai- sungai tercemari. Limbah medis juga sangat berbahaya bisa menyebabkan bakteri dan sungai tercemar logam berat.

Rangkaian acara Rakernas berlangsung dari 10 s/d 12 Januari. Kegiatan terdiri dari pameran beberapa K/L, serta menghadirkan narasumber dari BMKG, BNPB, dan lainnya. Kegiatan ini dihadiri ribuan kader PDIP berasal dari seluruh Indonesia. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi