BNN Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Medan-Bali

Senin, 20 Januari 2020 : 22.00
BNN Provinsi Bali membeber pengungkapkan kasus narkoba/kabarnusa
Denpasar - Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali meringkus Criswandi yang diduga pengedar narkoba jaringan Medan-Bali. Tersangka yang diketahui pelatih surfing di Kuta, diringkus petugas Kamis (16/1) pukul 14.00 di kawasan Canggu, Kuta Utara.

Kepala BNNP Bali Brigjendpol I Putu Gede Suastawa menyebutkan dari tangan tersangka diamankan puluhan kilogram narkoba jenis ganja yang sudah siap edar. Ganja seberat 29,1 kilogram (kg) diamankan dari dua lokasi berbeda di Canggu, Kuta Utara.

"Pelaku ditangkap saat hendak mengambil paket ganja, Saat kami amankan, pelaku tertangkap basah membawa ganja sebanyak 50 paket dengan berat 27,9 gram," tuturnya dalam keterangan resmi Senin (20/1/2020).

Dari penggeledahan di kamar kos tersangka ditemukan barang bukti ganja seberat 1,2 gram. Turut diamankan handphone yang biasa digunakan tersangka untuk berkomunikasi dengan jaringannya

Dari catatan BNN, Tersangka dua tahun berada di Bali ini dan bekerja sebagai pelatih surfing. Penangkapan itu berkat kerja sama BNNP Bali dengan BNNP Sumatera Utara.

Tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 atau Pasal 111 Ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dalam rilis Bali juga diungkapan, tim Pemberantasan BNNP Bali membekuk para pelaku narkoba jaringan Lapas di Bali.

Penangkapan para pelaku narkoba pada 11 Januari 200 di Jalan Cempaka Permai Selata, Padangsambian, Denpasar "Empat orang kami amankan," imbuh Suastawa.

Keempat tersangka itu adalah, Dede, Riri, Lenong dan Retno. Total barang bukti narkoba yang diamankan, 62,49 gram sabu brutoo atau 57,47 gram netto. Mereka dijerat Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkoba. (riz)

Rekomendasi