Bali Ujung Tombak Promosi Pariwisata Indonesian Summer Festival di Toronto

Senin, 20 Januari 2020 : 18.54
Wagub Bali Cok Ace saat menerima Konsul Jenderal RI di Toronto-Kanada Leonard F Hutabarat dan rombongan/ist
Denpasar - Pariwisata Bali yang dikenal dunia tetap akan menjadi ujung tombak promosi pariwisata pada ajang Indonesian Summer Festival di Toronto yang akan digelar pada 18 Juli 2020.

Konsul Jendral RI di Toronto-Kanada Leonard F. Hutabarat,Ph.D menegaskan hal itu saat diterima Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, di Denpasar, Senin (20/1/2020).

Leonard mengatakan tahun 2020 pihaknya akan kembali menyelenggarakan festival besar bertajuk Indonesian Summer Festival yang menargetkan 75.000 orang yang akan turut hadir dalam festival tersebut.

Festival ini bertujuan sebagai ajang promosi pariwisata Indonesia, baik dari segi kuliner, budaya, fashion, maupun destinasi wisata yang ada di Indonesia. Pihaknya mengharapkan partisipasi Provinsi Bali untuk ikut terjun dalam festival tersebut.

"Karena tahun ini kami memfokuskan Bali sebagai ujung tombak promosi pariwisata dari festival ini mengingat citra pariwisata Bali dimata masyarakat Kanada sangat positif”, tegasnya.

Para buyers dari berbagai negara diundang sehingga para peserta dari Indonesia baik para UMKM, designer maupun seniman yang berkontribusi dalam acara tersebut dapat melakukan kerjasama investasi dengan para buyers yang nanti akan hadir.

Ia berharap festival yang akan digelar ini dapat memberikan kontribusi yang baik bagi peningkatan promosi pariwisata maupun ekonomi kreatif Indonesia.

“Festival yang sebelumnya kita laksanakan berhasil menyedot perhatian puluhan ribu pengunjung serta beberapa buyers yang memang langsung mendatangani kontrak kerja dengan para pengusaha dari Indonesia. Untuk itu saya harap Pemrov dapat berkuntribusi dalam hal ini”, tutupnya.

Wagub Bali Cok Ace mengaresiasi kegiatan tersebut terlebih Bali dijadikan ujung tombak dari promosi pariwisata tersebut.

Pesona Bali di mata pariwisata dunia sampai saat ini memang masih menjadi primadona, terlebih adanya festival ini diharapkan mampu menampilkan seluruh keunikan Bali dan nantinya akan menarik minat masyarakat Kanada terlebih para investor tersebut baik yang ingin berinvestasi di Bali maupun di beberapa daerah di Indonesia.

Cok Ace juga mengatakan bahwa festival ini sangat positif untuk meningkatkan nilai perdagangan dan investasi RI-Kanada. Dengan berkoordinasi dengan PHRI serta komponen pariwisata terkait lainnya, maka pihaknya sangat mendukung pelaksanaan dari kegiatan tersebut.

“Saya harap hasil dari festival ini nantinya dapat memberikan kontribusi positif bagi pariwisata Bali," harapnya.

Pasalnya, saat ini pariwisata Bali masih didominasi oleh wisatawan asal Cina, sehingga adanya festival ini maka wisatawan Kanada akan semakin banyak berkunjung ke Pulau Seribu Pura. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi