Awali Tahun, 234 SC Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Kuta

Rabu, 01 Januari 2020 : 16.08
Aksi peduli lingkungan digelar 234 SC atau Solidarity Community, membersihkan sampah plastik di Pantai Kuta
Badung - Mengawali tahun baru 2020 aksi sosial digelar 234 SC (Solidarity Community) Bali dengan membersihkan sampah sepanjang pantai Kuta, Rabu (1/1/2020).

Kegiatan yang digelar berkolaborasi dengan SAPMA PP (Pemuda Pancasila) Bali itu diikuti puluhan orang, membersihkan sampah utamanya plastik yang mengotori keindahan pantai yang cukup masyhur di dunia ini.

Dalam tempo yang tidak terlalu lama, puluhan kantong sampah berisi sampah plastik berhasil dikumpulkan dalam aksi yang mendapat perhatian juga wisatawan yang tengah berlibur di Bali.

Wakil Ketua 234 SC Bali Aan Nugroho mengungkapkan, pihaknya berhasil mengumpulkan dua mobil sampah yang berasal dari sisa sisa perayaan malam Tahun Baru 2020.

Sampah yang dihasilkan setiap malam tabun baru cukup banyak seperti disampaikan bebrapa pedagang. Jumlahnya cukup banyak sampai membludak dari pada hari biasanya.

"Sudan jadi pemandangan rutin setiap tahun baru, saat hari normal sampah tidak banyak karena langsung dibersihkan," ucap seorang pedagang.

Terkait aksi simpatik yang digelarnya itu, Aan didampingi pengurus lainnyaya menambahkan, semua itu sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang sudah berkesinbungan yang dilakukan 234 SC. Sl

"Banyak sampah yang kita kumpulkan sampai dua mobil. Ini mementum yang tepat, mereka bikin sampah kita yang bersih-bersih,” sambung Aan.

Tidak hanya aksi bersih lingkungan, 234 SC juga melakukan kegiatan olahraga, otomotif, bakti sosial di panti jompo termasuk ke sekolah-sekolah dan kampus untuk mencegah bahaya narkoba.

Ditegaskan, aksi ini merupakan upaya dalam mendukung menciptakan lingkungan yang bersih dan asri. Mengingat, Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia, maka kebersihan harus mendapat prioritas.

Untuk kegiatan menjaga lingkungan ini sudah sejak lama dan rutin dilaksanakan. Bahkan bisa sampai tiga kali dalam setahun termasuk penghijauan. Saat 234 SC terbentuk di Bali, sepuluh tahun lalu juga telah melakukan penanaman kelapa di pantai.

"Penanaman kelapa termasuk di sepanjang pantai Kuta ini, ada sekitar 10 ribu yang kita tanam saat itu, cuma yang hidup sekitar seribuan,” jelas Aan. (riz)

Rekomendasi