Sinergi BPJS Kesehatan dan Pemkab Badung Optimalkan Teknologi Informasi

Sabtu, 21 Desember 2019 : 07.55
Penandatanganan kerja sama MoU Pemkab Badung dan BPJS Kesehatan di bidang teknologi informasi/ist
Denpasar - Guna mengoptimalkan implementasi Program JKN-KIS dan KBS, BPJS Kesehatan dengan Pemkab Badung bersinergi melakukan kerja sama di bidang teknologi informasi.

Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) adalah program pemerintah dengan prinsip gotong royong yang wajib diikuti semua warga Indonesia.

Diketahui, Kabupaten Badung memiliki jaminan kesehatan bagi seluruh warganya yang diberi nama Krama Badung Sehat (KBS) dan sudah diintegrasikan dengan Program JKN-KIS.

Tentunya, hal ini menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung untuk memastikan seluruh warga mendapatkan jaminan kesehatannya dengan menjadi peserta JKN-KIS.

Sebagai bentuk komitnen itu, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Bali dan Nusa Tenggara serta Pemkab Badung, Jumat (20/12/2019).

Deputi Direksi Wilayah Bali, NTT dan NTB BPJS Kesehatan I Made Puja Yasa mengungkapkan pihaknya serius berupaya mengintegrasikan pemanfaatan teknologi dan data di BPJS Kesehatan guna peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Badung.

Sebut saja, pemanfaatan aplikasi Mobile JKN, yang luarannya dapat menjadi bahan monitoring perkembangan kesehatan masyarakat di Kabupaten Badung.

Data masyarakat Kabupaten Badung yang sudah di-input oleh peserta lewat Mobile JKN akan masuk ke big data Program JKN-KIS. Data tersebut seperti data kepesertaan, data fasilitas kesehatan, hingga data skrining kesehatan.

Kabupaten Badung dapat memanfaatkan data tersebut untuk memastikan akurasi data kependudukan, monitoring kondisi kesehatan masyarakat, ketersediaan kapasitas dan fasilitas kesehatan, monitoring distribusi dan ketersediaan obat dan lainnya.

Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta menjelaskan, di zaman revolusi industri 4.0 seperti sekarang ini, Kabupaten Badung tidak ingin ketinggalan dengan turut melakukan inovasi di bidang teknologi informasi.

Langkah sinergi antara program JKN-KIS dengan program Krama Badung Sehat (KBS) bisa dimulai dengan berbasis teknologi. Badung adalah kabupaten pertama yang mencapai Universal Health Coverage (UHC) secara kuantitas di Provinsi Bali sejak 1 Januari 2017.

"Diharapkan melalui sinergi ini, kami dapat memantau seperti apa kondisi kesehatan masyarakat Badung sehingga pelayanan publik yang diberikan makin optimal,” harap Giri.

Giri mengajak seluruh warga Badung berjuang bersama demi mewujudkan JKN-KBS yang berkualitas, semakin bermanfaat bagi masyarakat. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi