Sepanjang 2019, Polresta Denpasar Ungkap 413 Kasus Narkoba

Senin, 30 Desember 2019 : 08.06
Polresta Denpasar mengungkapkan laporan pengungkapan kasus sepanjang tahun 2019/ist
Denpasar - Polresta Denpasar mampu mengungkap 413 kasus narkoba yang mendominasi kejahatan sepanjang tahun 2013 di Bali. Secara resmi, Polresta Denpasar menerima 1.518 kasus dan dapat terselesaikan 1.144 kasus atau sekitar 76 % dapat terselesaikan

Kapolresta Denpasar Kombes Pol.Ruddi Setiawan, mengungkapkan hal itu, Minggu (29/12/2019) saat release akhir tahun 2019 didampingi Wakapolresta, Kasatreskrim, Kasat Resnarkoba dan Kasat Lantas.

Sebagai perbandingan dari tahun 2018 Laporan yang diterima Polresta Denpasar 985 dan selesai 1.144 kasus dimana ada peningkatan dimana sebanyak 8%, untuk kasus menonjol yang masih didominasi ungkap kasus Narkoba.

"Di mana ada 413 ungkap kasus narkoba di tahun 2019 sedangkan untuk Curat 78 kasus, Curas 17 kasus, Curanmor 70 kasus dan pembunuhan 3 kasus.

Ruddy mengungkapkan untuk data kasus laka lantas ditahun 2019 ada 101 orang yang meninggal dunia karena kecelakaan ada sedikit penurunan dari tahun 2018 sebanyak 111 orang.

Beberapa kasus besar yang berhasil diungkap Polresta Denpasar di bawah Kepemimpinan Kombes Pol Ruddi Setiawan diantaranya seperti kasus perampokan Money Changer di Jalan Pratama, Kuta Selatan, Badung dengan tersangka dua warga negara asing asal Rusia, Georgii Zhukov (40) dan Robert Haupt (42).

Selanjutnya, kasus perampokan terhadap WNA perempuan kelahiran Spanyol bernama Rosse Pie Leal (40) dengan TKP area tanah kosong tidak jauh dari Pantai Padang-padang, Kuta Selatan, Badung. Pelakunya bernama Arjuna Wiranata (25) dan ditangkap saat kabur ke luar Bali.

Sedangkan kasus perampasan barang di Jalan By Pass Ngurah Rai, Sanur, Denpasar Selatan yang dilakukan dua pelaku bernama Made Deni alias Jery (27) dan M. Arif (20). Kasus ini ramai karena viral di media sosial.

Menyinggung pengamanan akhir tahun diwilayah hukum Polresta Denpasar, Kapolresta Denpasar sangat mengapresiasi karena pengamanan hari raya Natal sudah berjalan dengan aman dan lancar berkat kerjasama masyarakat, Steakholder yaitu TNI, Polri, Pemda, tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di Kota Denpasar.

“Saya mengapresiasi kerjasama pengamanan wilayah Denpasar selama ini sampai saat ini berjalan lancar,” Kata Kasatgas CTOC Polda Bali ini.

Untuk pengamanan malam tahun baru 2019 Polresta Denpasar akan melibatkan 2.277 orang yang diback up personil Polda Bali dan instansi terkait dimana akan disebar diwilayah keramaian saat perayaan tahun baru. (riz)

Rekomendasi