Pengedar Tembakau Gorila Diringkus Satnarkoba Polresta Denpasar

Minggu, 29 Desember 2019 : 21.00
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan membeberkan pengungkapan kasus peredaran tembakau gorila/ist
Denpasar - Tim Sat Resnarkoba Polresta Denpasar bersama Satgas CTOC Polda Bali meringkus M Viki Alhamzah (21) diduga pengedar tembakau gorila.

"Dari tersangka diamankan barang bukti tembakau gorila seberat 1 kilogram," ungkap Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan, di Denpasar, Minggu (29/12/2019).

Ihwal pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat akan ada pengiriman ganja gorila dari luar Bali. Dari ciri-ciri pelaku, Tim Satresnarkoba Polresta Denpasar lalu melakukan penyelidikan.

Pengangguran itu akhirnya dapat ditangkap usai mengambil paket di kantor jasa pengiriman barang di Jalan Danau Poso, Denpasar Selatan, Kamis (12/12/2019) sekitar pukul 15.00 WITA.

Dari penggeledahan, polisi menemukan kardus yang dibungkus plastik hitam. Ketika dibuka, di dalam kardus terdapat 6 plastik klip berisi tembakau gorilla.

Untuk pengembangan, pelaku kemudian dibawa ke tempat kosnya di Jalan Resimuka Barat, Denpasar Barat. Dari kamar tersangka, kembali ditemukan 5 plastik klip berisi tembakau gorila.

"Tersangka mengaku memperoleh tembakau gorila dengan cara memesan di sosial media. Barang tersebut dibeli seharga Rp25 juta, dengan sistem pembayaran ditransfer dan barang dikirim melalui ekspedisi," imbuhnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 112 (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara, serta denda Rp800 juta. (riz)
Bagikan Artikel

Rekomendasi