Jualan di Atas Trotoar, PKL Denpasar Didenda Rp 300 Ribu

Rabu, 04 Desember 2019 : 13.28
Denpasar - Seorang Pedagang Kaki Lima (PKL) didenda Rp300 ribu karena didakwa melakukan tindak pidana ringan (tipiring) dengan berjualan di atas trotoar jalan dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Rabu (4/12).

PKL ini disidang tipiring karena kedapatan berjualan di atas trotoar di Jalan Gatot Subroto Tengah, Denpasar. Hakim tunggal I ketut Kimiasa, SH. dan panitera Gusti Ayu Saraswati, SH., menjatuhkan denda sebesar Rp 300 ribu dengan subsider kurungan dua hari.

Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan pelaksanaan sidang tipiring ini merupakan upaya memberikan efek jera bagi masyarakat yang melanggar perda.

Selain dilaksanakan di Pengadilan Negeri, sidang tipiring juga dilaksanakan di banjar atau ruang publik lainnya. Ini sebagai bentuk sosialisasi perda guna meminimalisir pelanggaran perda oleh masyarakat.

"Sidak dan sidang tipiring bukan untuk mencari kesalahan, melainkan penegakan perda dan menyosialisasikan perda itu sendiri, sehingga masyarakat dapat mengikuti dan menaatinya," kata Sayoga.

Masih adanya laporan dari masyarakat akan gangguan keamanan dan ketertiban, menyebabkan Satpol PP Kota Denpasar gencar melaksanakan sidak. Hal ini juga untuk memastikan tidak adanya aktivitas yang justru dapat merugikan dan mengganggu orang lain.

"Sidak akan terus kami lakukan sampai masyarakat paham pentingnya taat aturan, dan dipilihnya banjar sebagai lokasi pelaksanaan sidang tipiring adalah untuk memberikan efek jera sekaligus sebagai wahana sosialisasi perda bagi masyarakat," katanya.

Menurut Sayoga, pedagang yang disidangkan ini melanggar perda No 1 Tahun 2015 tentang ketertiban umum. (riz)

Rekomendasi