Bupati Tabanan Resmikan Wifi Corner dan Wifi Gratis

Selasa, 10 Desember 2019 : 19.14
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti gunting pita resmikan Wifi Corner dan Wifi Gratis secara simbolis
Tabanan - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti meresmikan 2 Wifi Corner dan 393 Wifi gratis yang tersebar di Kabupaten Tabanan yang dilaksanakan secara simbolis dengan peresmian Wifi Corner Diskominfo di Pojok Gedung Kesenian I Ketut Maria, Selasa (10/12/2019) siang.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Eka didampingi Sekda Kabupaten Tabanan I Gede Susila, Kadis Kominfo Provinsi Bali, Kadis Kominfo Tabanan I Putu Dian Setiawan dan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tabanan I Ketut Ridia.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Pimpinan Perangkat Daerah KabupatenTabanan, General Manager PT Comment Plus (Icon Plus) Wilayah Bali, Majelis Madya dan Majelis Alit Desa Pekraman seKabupaten Tabanan Serta perwakilan siswa-siswi SMP dan SMU atau sederajat.

Bupati Tabanan dalam sambutannya menyatakan rasa syukurnya karena di Kabupaten Tabanan memiliiki Wifi gratis yang dananya bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali di 393 titik, terbanyak di Bali.

"Wifi yang terpasang sudah seratus persen, terbanyak di Bali. Artinya karma baik tidak salah alamat, sepanjang kita berbuat baik pasti mendatangkan bonus yang besar,” katanya.

Selain itu, Bupati Eka juga mengapresi seluruh pihak terkait yang ikut mensukseskan pemasangan wifi gratis di 393 titik dan 2 wifi corner ini.

“Tabanan harus go digital. Saya harapkan perencanaan ini sukses bisa bermanfaat untuk semuanya dan kita harapkan juga server-server untuk bisa digabungkan jadi satu,” tegasnya.

Menurut Bupati Eka, dalam mewujudkan e-government semua server harus saling terkait. Kalau tidak, sangat sulit mewujudkan hal tersebut.

“Jadi mohon atensi semua pihak, OPD yang kiranya belum menyatukan servernya agar digabung, sehingga kita bisa mewujudkan e-government dengan baik,” jelasnya.

Bupati Eka juga menekankan agar seluruh pihak yang terkait tidak hanya menyambungkan servernya namun juga harus kompak serta membangun koordinasi dan komunikasi yang baik.

“Untuk mewujudkan sesuatu yang baik itu tidak bisa berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi. Saya harapkan semua tetap kompak, tetap satu komando. Jangan bermimpi dan berkhayal, tunjukan kinerja yang baik,” katanya mengingatkan.

Sebelumnya, Kadis Kominfo Kabupaten Tabanan I Putu Dian Setiawan melaporkan bahwa tujuan dibangunnya wifi corner dan free wifi di Kabupaten Tabanan adalah sebagai wujud pelayanan pemerintah kepada masyarakat (governemnet to citizen atau g to c) yang sesuai dengan konsep pengembangan e-government secara nasional atau saat ini dikenal dengan istilah SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik).

Menurut Dian Setiawan, pembangunan Wifi Corner dan Free Wifi di Kabupaten Tabanan merupakan salah satu fasilitas infrastruktur yang diperlukan oleh pemerintah daerah dalam perwujudan visi dan misi Tabanan Serasi.

“Sebagai managemen keberlanjutan Tabanan Serasi, pembangunan Wifi Corner dan Free Wifi di Kabupaten Tabanan nantinya diharapkan dapat berfungsi untuk peningkatan perekonomian, kepariwisataan, memperkuat budaya, kesehatan dan pengetahuan sesuai dengan potensi lokal dan wawasan global yang dimiliki,” paparnya.

Dilaporkannya juga bahwa saat ini Pemkab Tabanan melalui Diskominfo telah membangun dua fasilitas wifi corner yaitu satu di seputaran Lapangan Dangin Carik dan satunya lagi di Pojol Gedung Kesenian I Ketut Maria.

"Pembangunan wifi corner ini adalah berasal dari dana APBD dengan dana Rp. 40 juta dengan kapasitas bandwith sebesar 100 Mbps dedicated. Ke depan akan kita bangun juga di tempat lain secara bertahap,” tambahnya.

Disebutkan, terkait pembangunan free wifi di 393 titik yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan, dananya bersumber dari Bantuan Keungan Khusus dari Provinsi Bali tahun 2019.

"Pembangunan Free Wifi ini dilaksanakan di 393 titik, dengan memakai jaringan Fiber Optik sepanjang kurang lebih 1.600 Km dengan titik pemasangan antara lain di 349 titik di seluruh desa adat, 24 titik di wilayah obyek wisata dan 20 titik di seluruh puskesmas di Kabupaten Tabanan," paparnya. (gus)
Bagikan Artikel

Rekomendasi