Akhir Tahun, Tim Disperindag Bali Sidak Tiara Dewata dan Carrefour

Senin, 09 Desember 2019 : 21.13
Tim Disperindag Bali melakukan sidak di supermarket besar Tiara Dewata dan Carrefour/ist
Denpasar - Tim gabungan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali bersama Polda Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Tiara Dewata Denpasar dan Carrefour Sunset Road, Badung, Senin (9/12/2019).

Sidak dilakikan guna memastikan produk makanan dan minuman yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi.

Kabid Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali Raka Armaja, disela kegiatan mengatakan jika sidak dilaksanakan dalam rangka jelang Hari Besar Keagamaan (Natal-red) dan pergantian Tahun Baru untuk melindungi konsumen dari peredaran produk makanan dan minuman yang dapat membahayakan kesehatan .

Hal itu ssesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Peraturan Menteri Perdagangan nomor 69 tahun 2018 tentang Tata Cara Pengawasan Barang Beredar.

“Hari ini, kita melakukan pengawasan Tiara Dewata dan Carrefour. Dari hasil pengawasan sudah berjalan sesuai dengan ketentuan berlaku, meski beberapa produk kita temukan kemasannya tidak utuh, dan sudah kita instruksikan ditarik,” ujarnya.

Pengawasan ini untuk melindungi masyarakat supaya terhindar dari aspek negatif dari barang-barang yang beredar yang tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.

Menjelang Hari Raya dan Tahun Baru biasanya permintaan konsumen meningkat. Ini harus dijaga keamanan produknya agar tidak membahayakan konsumen.

"Biasanya masyarakat tergiur diskon tapi tidak terlalu memikirkan masa kadaluarsanya. Karena banyak produk makanan dan minuman yang masa kadaluarsanya sudah mau habis digunakan untuk promo atau diskon," ungkapnya.

Dia meminta konsumen agar membeli sesuai dengan kebutuhan dan bukan sesuai dengan keinginan.

Kegiatan seperti ini akan rutin digelar tidak hanya saat hari raya besar keagamaan maupun tahun baru namun setiap saat sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap perlindungan konsumen.

"Kami ingin kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan untuk memastikan masyarakat terhindar dari produk berbahaya bagi kesehatan," imbuhnya. (riz)

Rekomendasi