menu
search

Satpol PP Stop Pembangunan Perumahan di Penatih Denpasar

Selasa, 05 November 2019 : 20.52
Denpasar - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar menyegel proses pembangunan perumahan di Jalan Trenggana, Kelurahan Penatih, Kecamatan Denpasar Timur, Selasa (5/11/2019).

Tindakan tegas dilakukan lantaran yang bersangkutan belum mengantongi Ijin Menderikan Bangunan (IMB)

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar, Dewa Anom Sayoga mengatakan pihaknya mengambil tindakan penyegelan, karena pemilik bangunan ini tidak menunjukkan dokumen IMB.

Langkah tersebut dalam upaya menegakkan Perda Kota Denpasar Nomor 15 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Dikatakan, sebelumnya petugas sudah melakukan teguran, termasuk juga memberi surat peringatan hingga tiga kali.

"Namun pemilik atau pengembang tak mengindahkan," ujarnya.

Penyegelan maupun penertiban ini dilakukan tidak semata-mata untuk mencari kesalahan atau pun menghukum warga masyarakat. Ini merupakan bagian dari sebuah revolusi mental menuju Denpasar tertib dan nyaman.

Untuk itu, kata dia, dalam rangka pengawasan dan penegakan Perda maka penertiban seperti ini dipandang perlu dilakukan secara terus-menerus.

Bendesa Desa Adat Taman Pohmanis, Ketut Nesa Ariana membenarkan adanya keluhan dari warga, bahkan perwakilan warga dikatakan pernah mendatangi proyek melakukan penghentian kegiatan namun pihak pengembang tetap saja beroprasi.

Masalah ini berujung sampai pihak aparat desa melakukan rapat (peparuman) guna mencari jalan keluar. Warga tidak setuju lantaran sekitar areal proyek berdekatan dengan tempat suci (Pura).

“Sebelah selatan ada Pura Siwa Merta, sebelah utara terdapat Beji sebagai serana air suci (Petirtaan), sedangkan sebelah timur berdampingan dengan Pura Dalem dan Kuburan (Setra),” tuturnya.

Penyegelan dilaksanakan Tim Yustisi Kota Denpasar dari unsur TNI/Polri, Satpol PP, Kejaksaaan, Pengadilan, OPD terkait dan warga setempat. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua