Petugas KKP Sita 200 Kg Tuna di Atas Kapal Ikan Filipina

Senin, 18 November 2019 : 15.06
Kapal perikanan Filipina yang diamankan Kapal Pengawas Perikanan KKP/humas kkp
Jakarta - Kapal Pengawas Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengamankan kapal perikanan asing berbendera Filipina yang membawa 200 kilogram ikan tuna diduga hasil penangkapan secara ilegal di perairan Indonesia.

Kapal Filipina yang melakukan kegiatan illegal fishing di perairan Indonesia disergap petugas pada Sabtu (16/11/2019).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Agus Suherman menjelaskan, kKapal ditangkap di wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) 716 Laut Sulawesi.

"Kapal Pengawas Perikanan (KP) Hiu 015 yang melakukan penangkapan dinakhodai Aldi Firmansyah," ungkap Agus dalam keterangan resminya, Senin (18/11/2019).

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 16.11 WITA pada Sabtu (16/11) atas kapal dengan nama FBca. FJ-RR Four Brother dengan alat tangkap tuna-handline, dan diawaki oleh 3 (tiga) orang berkewarganegaraan Filipina.

“Saat ditangkap, terdapat sekitar 200 kg ikan tuna di atas kapal,” tambah Agus. Selain itu, juga diamankan 2 (dua) unit perahu kecil (ketinting) yang merupakan satu kesatuan dengan kapal yang ditangkap.

Dijelaskan, pelanggaran dilakukan yakni menangkap ikan di WPP-NRI tanpa dilengkapi dokumen perizinan, dan diduga melanggar Undang-undang 31/2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang 45/2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar," tutur Agus.

Selanjutnya kapal dan seluruh awak kapal dibawa ke Stasiun PSDKP Tahuna Sulawesi Utara dan akan dilakukan penyidikan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.

Upaya penangkapan KIA tersebut merupakan aksi nyata KKP yang terus berkomitmen untuk memberantas aksi illegal fishing yang dilakukan oleh kapal-kapal ikan asing.

Penangkapan tersebut menambah jumlah KIA yang berhasil ditangkap KKP sejak Januari hingga 18 November 2019. Terhitung sejak Januari hingga saat ini, KKP berhasil menangkap 55 KIA yang terdiri dari 20 kapal Malaysia, 19 kapal Vietnam, 15 kapal Filipina, dan 1 kapal Panama. (riz)

Rekomendasi