Pemprov Bali Dukung Warga Hindu Lampung Jalankan Ngaben Massal

Selasa, 19 November 2019 : 17.32
Dialog simakrama PHDI Lampung Selatan dengan rombongan Press Tour Biro Humas dan Protokol Pemrov Bali/kabarnusa
Lampung Tengah - Sama seperti warga Hindu di Bali umat Hindu di Kabupaten Lampung Tengah juga mulai menjalankan upacara ngaben massal guna mengurangi beban tingginya biaya upacara keagamaan tersebut.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Lampung Selatan I Ketut Suwendra menyatakan hal itu saat menerima rombongan Press Tour Biro Humas dan Protokol Provinsi Bali di kantor PHDI setempat, Desa Rama Dewa Kecamatan Seputih Ramanx Lampung Tengah, Lamping, Rabu (19/11/2019).

Menurut Suwendra, pilihan menggelar upacara ngaben massal tentunya sesuai kondisi umat dan prinsip efisien meringankan beban masyarakat khusunya yang dari kalangan tidak mampu.

Yang penting, katanya upacara yang digelar tidak mengurangi makna dan bentuk penghormatan kepada leluhur dengan tulus ikhlas.

Pihaknya juga bersyukur atas perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah kepada umat Hindu yang cukup banyak membantu kegiatan keagamaan sehingga bisa berjalan dengan baik.

Pada kesempatan itu, Suwendra juga menyampaikan perkembangan umat Hindu sejak ada di Lampung tahun 1958 yang sebagian transmigran asal Bali yang bisa diterima masyarakat setempat, membaur hidup rukun dan damai.

'Di Lampung Tengah ini, jumlah warga Hindu terbesar mencapai 18 ribu kepala," sebutnya dalam pertemuan yang dihadiri Asisten 3 Pemprov Bali I Wayan Suarjana, Karo Humas dan Protokol Anak Agung Ngurah Oka Sutha Diana.

Setelah puluhan tahun tinggal di Lampung, mereka kini banyak yang mengabdikan diri di pemerintahan, swasta hingga anggoda dewan baik di kabupaten maupun provinsi.

Rombongan press tour Biro Humas dan Protokol Pemprov Bali melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Jagat Karana, Lampung Tengah/kabarnusa
Dia juga menyebutkan problem yang dihadapi seperti minimnya guru agama dan ketersediaan buku-buku agama. Untuk itu, mereka berharap Pemerintah Provinsi Bali bisa membantu memfasilitasi agar putra putri Lampung bisa lebih banyak mendapatkan beasiswa sekolah di perguruan tinggi di Bali.

Atas harapan dan problematika yang dihadapi masyarakat Lampung Tengah Asisten 3 Suarjana menyatakan apresiasinya dan kesiapan ke depan bisa bersinergi dalam bentuk dukungan bagi perjuangan umat Hindu di Lampung.

Demikian juga dengan langkah masyarakat melakukan ngaben massal, Suarjana sangat mendukung sebagaimana sudah dilakukan umat Hindu di Bali. "Upacara Ngaben itu ukuranya bukan dengan upacara yang tinggi atau mahal tetapi sejauh mana ketulusan dan keikhlasan," tegasnya.

Pada bagian akhir dirinya berpesan kepada umat Hindu di Lampung agar dimana pun berada tetap berbuat baik. Dia mengajak umat Hindu tetap menjalankan filosofi Tri Hita Karana dalam hubungan antar manusia, alam dan Tuhan.

"Mari kita mulat sarira sehingga bisa tetap eksis di manapun," tutupnya. Setelah.melakukan simakrama kegiatan dilanjutkan pemberian donasi kepada PHDI dilanjutkan persembahyangan bersama di Pura Jagat Karana yang dibangun tahun 1982 itu. (rhm)

Rekomendasi