Mensos Juliari Kunjungi Tabanan Bagikan Bantuan

Jumat, 15 November 2019 : 22.26
Menteri Sosial Juliari Peter Batubara membagikan bantuan Program Pemerintah dalam kunjungannya di PSBN Mahatmiya Tabanan
Tabanan - Menteri Sosial RI Juliari Peter Batubara bagikan bantuan alat bantu aksesbilitas sensorik netra, Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dipusatkan di Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Mahatmiya, Tabanan, Bali, Jumat (15/11/2019).

Yurut mendamping Mensos dalam kunjungan di Tabanan Dirjen PFM (Perlindungan Farkir Miskin) Andi Dulung, Dirjen Linjamsos (Perlindungan Dan Jaminan Sosial) Hary Hikmat, Dirjem Resos (Rehabilitasi Sosial) Edy Suharto.

Rombombongan Mensos disambut Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Tabanan I Wayan Miarsana, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga, Kepala Dinas Sosial I Nyoman Gede Gunawan, serta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Mensos Juliari Batubara dalam sambutannya mengatakan kunjungan ke Tabanan adalah untuk melihat perkembangan PSBN Mahatmiya dan melihat realisasi PKH dan BPNT yang merupakan program dari Kemensos di lapangan.

“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa bantuan kami, bantuan-bantuan sosial kami, balai kami hadir di tengah tengah Ibu/Bapak dan siap mengangkat harkat martabat ibu-ibu sekalian dan suadara –saudara kami di Tabanan untuk menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Mensos Juliari yang baru dilantik ini menambahkan, pihaknya belum ada program baru yang akan diluncurkan dan akan meneruskan program terdahulu yang menurutnya sangat baik dan sangat berjalan dengan baik karena benar-benar menyentuh masyarakat banyak.

“Saya baru tiga minggu ini menjadi Menteri. Saya akan berkeliling ke beberapa daerah. Dari Bali, minggu depan Saya akan ke Sulawesi Utara, kemudian Jawa Tengah untuk melihat program-program yang kita jalankan. Memastikan program-program yang dibiayai APBN tepat sasaran,” ungkapnya.

Juliari menegaskan kepada masyarakat yang hadir saat itu tidak usah ragu dengan komitmen Pemerintah, komitmen Kementrian Sosial. Diakui Timnya bekerja dilapangan untuk Ibu/Bapak, dan Adik-adik semua dan disabilis netra agar mereka tidak patah semangat ataupun putus asa.

“Selama Presiden Jokowi visinya untuk mensejahterakan rakyat, beliau tidak akan membiarkan rakyatnya kelaparan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabanan di sela-sela kunjungan Mensos mengungkapkan bila kedatangan Mensos ke Tabanan memang untuk melihat realisasi program PKH, BPNT dan KUBE serta tatap muka dengan Keluarga Penerima Manfaat atau KPM.

“Jadi Pak Menteri ke Tabanan intinya ingin melihat realisasi program Kemensos di lapangan,” katanya.

Gunawan menambahkan, kunjungan Mensos dan para pejabat Kemensos ke Tabanan merupakan suatu kehormatan “Mudah-mudahan kunjungan Mensos ini memberikan motivasi untuk rekaan-rekan PKH dan saudara-saudara penerima manfaat. Paling tidak kita punya semangat dengan kehadiran Pak Menteri,” katanya.

"Di Kabupaten Tabanan jumlah Kepala Penerima Manfaat (KPM) di Tahun 2019 dikurangi KPM yang sudah graduasi sejumlah 10.300 orang dari sebelumnya 10.900 orang. Hari ini ada sekitar 350 KPM dari Desa Banjar Anyar dan Desa Kediri yang hadir di sini," pungkasnya. (gus)

Rekomendasi