Majukan Ekonomi, Bank Indonesia Kembangkan Industri Kecil dan Pariwisata Bali

Minggu, 17 November 2019 : 14.47
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat peresmian Desa Wisata Tampaksiring di Kabupaten Gianyar
Gianyar - Dalam memajukan perekonomian dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bank Indonesia terus membangun sinergi bersama pemerintah dengan mengembangkan industri kecil dan pariwisata di Bali.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan hal itu saat softlaunching Desa Wisata Tampaksiring di Pura Dalem Agung, Banjar Tengah, Desa Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (17/11/2019).

Turut hadir dalam kegiatan itu Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gede Mayun dan pejabat lainnya.

Perry menyatakan, BI selalu bersinergi dengan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo untuk memajukan ekonomi Indonesia.

"Sinergi BI dan pemerintah untuk berkontribusi nyata terhadap perekonomian nasinal. Tidak hanya dalam mengendalikan inflasi dan nilai tukar rupiah namun juga mengembangkan UMKM, mengembangkan cluster-cluster pertanian," jelasnya.

BI turut mengembangkan industri kecil dan pariwisata. Terus bersinergi dengan pemerintah untuk berkontribusi nyata terhadap upaya memajukan perekonomian nasional dan mensejahterakan rakyat.

Selanjutnya, program-program BI yang disinergikan seperti pengembangan cluster pangan untuk pengendalian inflasi. Disebutkan, ada cluster pengembangan pangan beras, kintamani, ada clutser bawang merah, bawang putih cabe, ikan maupun sapi.

Dijelaskan Perry, dengan cluster-cluster itu, maka sinergi BI dan pemerintah khususnya dari harga-harga pangan. Kemudiam juga pengembangan UMKM di mana saat ini, ada 898 UMK di seluruh Indonesia termasuk di Bali.

Ada 93 UMKM yang sudah diangkat oleh BI, karena sudah sukses, namun juga kegiatan ekspor dalam setahunnya bahkan sudah mencapai Rp1,4 triliun.

Selain itu, pihaknya mendorong UMKM "go digital" untuk pembayarnannya degan instsrumen digital seperti barkot QR Code berstandar Indonesia maupun dengan lainnya seperti uang elektronik.

Dengan demikian, hal itu akan mempercepata penerimaan dari UMKM dan mereka arus casffow-nya bagus dan produksinya meningkat, tentu saja ekonomi membaik.

UMKM Bali termasuk salah satunya di mana setiap tahun, turut tampil di ajang pameran secara nasioinal dan internasional. Seperti tahun ini, dalam pameran yang dibuka Presiden Joko Widodo, selama tiga hari, stand-stand UMKM Bali selalu banyak dikunjungi masyarakat,

Ketiga, program-program BI dilaksanakna untuk turut mengembangkan pariwisata agar wisata di Bali semakin meningkat kunjungan wisatawan asingnya dan memberi kontribusi besar bagi penerimaan devisa negara.

Tidak hanya itu, dengan pariwisata berkembang membuat nilai tukar stabil dan ekonomi maju rayatpun bisa meningkat kesejahteraanya.

"Dalam hal ini, program sosial BI, kami berikan kepada Desa Tampak Siring, untuk ikut mengembangkan wisata dan ikut mengkembangkan UMKM dan ikut menambahkan cluster-cluster pangan secara terintegrasi," tegas alummus UGM Yogyakarta ini.

Di akhir sambutan, Ferry berujar jika dirinya ikut mempromosikan UMKM dengan memasarkan produksi Kopi Kintamani, serta mengenalkan potensi kekayaan alam bawah laut Pantai di Kabupaten Karangasem melalui media sosial dan youtube. (rhm)

Rekomendasi