Jalankan Profesi, HAMI BERSATU Bersandar Itikad Baik dan Hati Nurani

Senin, 11 November 2019 : 23.54
Perayaan HUT ke-6 HAMI BERSATU di Badung, Bali
Badung - Dalam menjalankan profesinya sebagai advokat, anggota Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI BERSATU) senantiasa berpegang teguh kepada itikad baik dan hati nurani.

Ketua DPD HAMI Bersatu Agustinus Nahak mengungkapan, HAMI Bali bertekad terus memberikan edukasi dan diseminasi informasi kepada anggotanya untuk menghadapi teknologi digital.

"Namun tentulah harus tetap bertindak dengan itikad baik, hati nurani dan kejujuran yang dikedepankan dan hindari perbuatan korupsi dan pungutan liar (pungli)," tegas Agus saat perayaan Dies Natalis ke-6 HAMI BERSATU di Paradiso Kuta Hotel, Badung - Bali, Senin (11/11/2019).

Agus mengingatkan, betapapun hebatnya kemajuan teknologi namun tetaplah semua berpulang kepada manusianya itu sendiri.

Dalam kesempatan sama, Ketua Umum DPP HAMI Bersatu Sunan Kalijaga menyampaikan himbauan kepada anggotanya para advokat muda, agar terus mengasah keterampilan (up grade) dan meningkatkan kapasitas.

"Tingkatkan, integritas dan kapabilitasnya agar mampu memberikan pelayanan dan bantuan hukum kepada masyarakat secara maksimal dan komprehensif dalam era digital 4.0," kata pengacara yang kerap memberikan pendampingan hukum para artis Ibu Kota itu.

Kata Sunan, peningkatan kapasitas yaitu harus cerdas dan tangkas dalam memberikan advokasi hukum dan proses litigasi seperti pembuatan replik dan duplik di pengadilan yang saat ini sudah berbasis E-Court.

Dalam perayaan ulang tahun diisi Talkshow mengangkat tema 'Tantangan Advokat Di Era Artificial Intellegence'. Acara dihadiri tokoh-tokoh pengacara di Bali dan NTT serta Rekan-rekan Advokat dari Federasi Advokat Republik Indonesia (FERARI) yang dinakhodai advokat senior I Made Ardana.

Sekjen DPD HAMI BERSATU Bali, Valerian (Farris) Libert Wangge, menehakankan bahwa Wadah ini dipandang membawa angin segar bagi penguatan kapasitas dan idealisme para advokat muda karena mengusung semangat persatuan advokat Indonesia tanpa membeda-bedakan asal organisasi yang telah ada sebelumnya.

Pihaknya juga telah membentuk posko-posko Lembaga Bantuan Hukum LBH HAMI BERSATU di beberapa wilayah di Bali.

"Kami juga memberikan pembekalan Training Jurnalistik kepada para advokat agar lebih memiliki pemahaman dalam menggunakan kaidah dan tata bahasa Indonesia yang baik," tutup Farris. (rhm)

Rekomendasi