menu
search

Hadapi Musim Hujan, BPBD Bali Kumpulkan TNI Polri dan OPD Terkait

Senin, 11 November 2019 : 06.06
Denpasar - Dalam menghadapi musim hujan dan mengantisipasi terjadinya bencana BPBD Provinsi Bali bergerak cepat sebagai langkah antisipasi dengan mengumpulkan seluruh stakholder terkait kebencanaan.

Menurut Kalaksa BPBD Provinsi Bali I Made Rentin, penanganan darurat kawasan hutan / lahan, menjadi hal yang seksi dan menarik untuk dibahas belakangan.

Sesuai prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG, bahwa awal November ini sudah mulai akan turun hujan, bahkan pada 1, 2 & 3 November yang lalu sudah turun hujan di beberapa wilayah di Bali.

"Bapak Deputi Bidang Pencegahan & Kesiapsiagaan BNPB Lilik Kurniawan, akan hadir dan mengapresiasi," katanya dihubungi, Senin (11/11/2019). Bali cepat merespon dan sudah merencanakan rakor sebelum keluarnya surat edaran dari Kepala BNPB dan Mendagri.

Bertempat di Ruang Rapat Tangguh (Lantai 3) BPBD Provinsi Bali, akan dilaksanakan Rapat Koordinasi, sebagai upaya kesiapsiagaan menghadapi datangnya musim hujan.

Menghadirkan BPBD Kabupaten/Kota se-Bali, unsur TNI - Polri, BMKG, SAR, BWS, OPD Terkait, Forum PRB dan Unsur Relawan termasuk Wapena.

Rakor dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari surat Kepala BNPB Doni Monardo, Nomor B-1543/KA.BNPB/PK.03.02/10/2019 tanggal 31 Oktober 2019 tentang Pengurangan Risiko Bencana dan Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan 2019 - 2020.

"Semua daerah diminta untuk melakukan upaya-upaya pencegahan, mitigasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bahaya angin puting beliung, banjir, dan gerakan tanah/ longsor," tutur Rentin.

Rapat akan dibahas, mulai dari ancaman yang ada, apa saja risiko yang mungkin terjadi, lalu upaya PRB yang dilakukan, dan OPD mana saja yang terkait melakukan upaya PRB. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua