Gubernur Bali Naikkan Tunjangan Kepala Sekolah SMA Menjadi Rp 6,2 Juta

Selasa, 05 November 2019 : 19.31
Gubernur Bali I Wayan Koster/dok
Denpasar - Para kepala sekolah tingkat SMA/SMK/SLB se-Provinsi Bali bisa tersenyum lega dengan kebijakan Gubernur Bali I Wayan Koster yang menaikkan tunjangan hingga 300 persen dari Rp 1,5 Juta menjadi Rp6,25 juta per bulan.

Gubernur Koster mengungkapkan, kepala sekolah merupakan pemimpin tertinggi pada sebuah lembaga pendidikan, memegang peranan yang sangat besar dalam membawa dan menentukan kualitas pendidikan.

Dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin, kepala sekolah dituntut bisa berperan sebagai manajer yang bertugas mengelola segala sesuatu terkait dengan sekolah.

Jadi, kepala sekolah juga harus bisa sebagai supervisor untuk memantau dan membina proses pembelajaran di sekolah. Koster memberi perhatian terhadap peran sentral kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

"Mulai Oktober 2019 tunjangan jabatan kepala sekolah SMA/SMK/SLB se-Bali dinaikkan," tegas Koster dalam pengarahannya kepada kepala sekolah SMA/SMK/SLB Negeri se-Bali, Selasa (5/11/2019).

Kenaikam tunjangan kepala sekolah hingga lebih dari 300% itu disampaikan Koster Bali dalam pengarahannya kepada kepala terkait Pergub No 7 Tahun 2019 tentang tambahan penghasilan bagi PNSD yang menduduki jabatan fungsional guru dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan menengah dan pendidikan khusus di lingkungan Pemprov Bali, yang berlangsung di Ruang Rapat Wiswasabha, Kantor Gubernur Bali.

Ketua DPD PDIP Bali ini menguraikan alasan kenaikan tunjangan kepala sekolah ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas kinerja kepala sekolah dan merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah menengah.

Dengan kenaikan tunjangan ini, orang nomor satu di Bali ini berharap agar jabatan kepala sekolah benar benar diisi oleh orang yang berkualitas yang mampu memimpin sekolah.

Mampu mengatur penyelenggaran pendidikan sekolahnya sehingga mampu meningkatkan kualitas sekolah yang dipimpinnya.

"Dulu tunjangan kepala sekolah hanya 1,5 juta rupiah dan per Oktober ini saya naikkan menjadi 6 juta 250 ribu rupiah. Kenaikan cukup tinggi ini belum termasuk tunjangan profesi yang masih tetap didapat".

"Saya harapkan, dengan kenaikan tunjangan ini, kepala sekolah bisa meningkatkan mutu sekolahnya. Bagaimana agar murid-murid disiplin, gurunya juga disiplin, sistem pengajaran dan tata kelola sekolah juga baik dan pada akhirnya kualitas pendidikan sekolah akan meningkat," tegas dia.

Pendidikan merupakan salah satu bidang prioritas dari Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Ke depan akan dibangun lebih banyak lagi SMA/SMK/SLB di Bali serta perluasan gedung maupun sarana prasarana penunjang pendidikan di sekolah, sehingga sekolah bisa menampung semua siswa dan pelaksanaan wajib belajar 12 tahun dapat tercapai.

Pihaknya juga terus melakukan sejumlah kajian serta mengimplementasikan sejumlah program dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bali sehingga tercipta SDM Bali yang unggul.

"SDM Bali harus memiliki daya saing dan mampu memenangkan persaingan di tingkat global," demikian Koster. (rhm)

Rekomendasi