Gantikan Dewa Indra, Made Rentin Pimpin Kwarda Pramuka Bali

Jumat, 22 November 2019 : 23.47
Denpasar - Dewa Made Indra mengucapkan selamat Kepada Made Rentin Kakwarda Terpilih Masa Bhakti Tahun 2019-2024. Ketua Kwartir Daerah (Kakwarda) Gerakan Pramuka Bali Indra menjalani, Penggantian Antar Waktu (PAW) Masa Bhakti 2017-2019.

Momentum ini, sekaligus permohonan pamit kepada seluruh anggota Pramuka sehubungan berakhir masa jabatannya sebagai Ketua Pramuka.

"Percayalah Gerakan Pramuka akan tetap ada di hati hingga akhir hayat. Terima kasih kepada jajaran Kwartir Daerah Gerakan Pramuka 2017-2019 dan untuk Kakwarda yang baru selamat bekerja dan berkarya," ucap Indra.

Di bawah kepemimpinan Rentin, Gerakan Pramuka dapat terus melakukan revitalisasi, tumbuh dan berkembang serta maju dalam mempersiapkan tunas-tunas muda menjadi generasi yang siap memegang kendali negeri ini di masa depan.

Kakwarda terpilih I Made Rentin, merupaka salah satu pejabat Eselon II di Jajaran Pemprov Bali saat ini ia menduduki jabatan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bali (BPBD) Provinsi Bali, dan juga Plt. Kadispora.

Dia, bertekad akan mengembangkan Pramuka lebih baik lagi karena organisasi kepramukaan di Bali harus mampu membawa perubahan.

"Terutama mampu berperan serta memajukan daerah Bali sejalan dengan visi Gubernur Bali yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru," ujarnya, saat ditemui seusai dilantik tim presedium, Jumat (22/11/2019).

Pramuka Bali akan memperkuat visi nasional gerakan Pramuka, menjadi wadah utama pembentukan kader pemimpin bangsa. "Saya yakin Pramuka akan semakin mampu melakukan perubahan, pendidikan pramuka menjadi lebih mendidik, menarik dan menantang bagi anak muda," lanjutnya.

Gerakan pramuka harus tampil sebagai wahana alternatif bagi peserta didik dalam menyalurkan minat, bakat dan potensi," katanya. Lanjut Rentin, gerakan Pramuka juga harus mampu membendung tantangan jaman yang negatif bagi perkembangan peserta didik.

"Saatnya gerakan Pramuka bergerak dalam membangun generasi muda yang memiliki kemandirian berfikir, bersikap, bertindak dan beradaptasi menuju Tantangan Revolusi Industri 4.0," tutupnya. (riz)

Rekomendasi