BSN Anugerahi 69 Perusahaan/Organisasi Terbaik Penerap SNI

Kamis, 21 November 2019 : 06.31
Malam penganugerahan SNI Award 2019 di Jakarta/humas bsn
Jakarta - Badan Standardisasi Nasional (BSN) memberikan penghargaan SNI Award 2019 kepada 15 perusahaan/organisasi terbaik penerap standar.

Diketahui, SNI Award yang digelar sejak tahun 2005 ini merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah kepada organisasi yang dinilai telah menjalankan sistem manajemen operasional yang baik dan telah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara konsisten.

“SNI Award merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menstimulasi peningkatan penerapan SNI oleh pelaku usaha maupun organisasi lainnya.

Menteri Riset Dan Teknologi /Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menjelaskan, melalui SNI Award diharapkan produsen, konsumen dan masyarakat umum semakin menghargai aspek mutu.

"Bagaimana memahami perlunya berpartisipasi aktif dalam pengembangan dan penggunaan SNI sebagai referensi penyediaan dan permintaan pasar,” jelas Bambang pada Malam Penganugerahan SNI Award 2019 di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Pihaknya mengapresiasi BSN yang hingga tahun 2019 konsisten menyelenggarakan SNI Award dan berharap agar kualitas penyelenggaraan SNI Award perlu dipertahankan atau bahkan ditingkatkan.

“Kita semua harus mampu menjaga kredibilitas penghargaan ini dengan baik, sehingga jangan sampai SNI Award terkesan “sekedar award”.

SNI Award harus memberikan nilai tambah dan berdampak yang positif bagi penerimanya, sehingga Penerima SNI Award menjadi perusahaan/organisasi yang unggul baik di level nasional maupun internasional,” imbuhnya.

Adanya SNI Award memiliki dampak yang luas bagi pelaku industri lainnya untuk menerapkan SNI, baik itu dari penyedia bahan baku, manufaktur, distributor maupun pihak terkait lainnya.

“Khusus untuk lembaga pemerintah atau BUMN, SNI harus menjadi persyaratan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Kebijakan ini akan mendorong tumbuhnya industri yang memproduksi barang yang berkualitas dan memberikan pelayanan jasa sesuai harapan pelanggan yang pada akhirnya menjadikan Indonesia berdaya saing tinggi,” demikian Bambang.

Kepala BSN, Bambang Prasetya menyatakan selamat kepada Penerima SNI Award dan berharap mereka bisa menjadi role model industri penerap SNI di Indonesia.

“Perlu kami ungkapkan disini, bahwa BSN tidak hanya menetapkan SNI yang terkait dengan produk dan jasa saja, tetapi juga di bidang sistem manajemen, proses, dan personel, diantaranya, SNI ISO 9001 sistem manajemen mutu dan SNI ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

Sehingga, BSN juga mendorong peserta SNI Award untuk menerapkan SNI ISO 37001 sebagai instrumen bagi pelaku usaha, BUMN dan pemerintah dalam mencegah tindakan penyuapan yang masih marak terjadi,” tambahnya.

SNI Award diharapkan mendorong organisasi menerapkan beberapa SNI. Diantaranya, SNI ISO 26001:2013 Panduan Tanggung Jawab Sosial, untuk mendukung terwujudnya SDG’S di Indonesia serta SNI ISO 37120:2018 Pembangunan perkotaan dan masyarakat yang berkelanjutan — Indikator-indikator untuk layanan perkotaan dan kualitas hidup.

SNI ISO 37120:2018 merupakan dasar dari pelaksanaan smart city yang berisikan indikator, cara mengukur dan kriteria yang ada didalam smart city. BSN juga mengembangkan skema untuk mengukur maturitas smart city berdasarkan ISO 37122.

Diketahui, tahun 2018 lalu, SNI Award dianugerahkan kepada 56 organisasi dan perusahaan yang dinilai paling baik dan konsisten dalam menerapkan dan mempromosikan SNI.

Pada tahun 2019, penghargaan SNI Award diberikan kepada 69 organisasi dan perusahaan, yang meliputi 1 penerima SNI Award peringkat Grand Platinum; 3 penerima SNI Award peringkat Platinum; 15 penerima SNI Award peringkat Emas; 38 penerima SNI Award peringkat Perak; serta 13 penerima SNI Award peringkat Perunggu. (rhm)

Rekomendasi