Bea Cukai Musnahkan Ratusan Ribu Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar

Kamis, 14 November 2019 : 18.03
Denpasar - Pangkalan TNI AL Denpasar bekerja sama dengan Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai TMP A Denpasar dan aparat lainnya memusnahkan BMN atas barang hasil penindakan senilai Rp1,7 miliar periode Bulan Januari- Agustus 2019.

Pemusnahan dilakukan berdasarkan Skep Kepala Kantor Bea dan Cukai Denpasar No : KEP-363/WBC.13/KPP.MP.02/2019 tentang Barang Milik Negara Siap Musnah.

BMN yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil kegiatan operasi pasar terhadap produk Hasil Tembakau (HT), Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) dan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) illegal yang beredar di masyarakat.

Juga barang berasal dari kiriman luar negeri yang dikategorikan sebagai barang Iarangan dan pembatasan (lartas) yang tidak melalui proses perijinan kepabeanan. Pemusnahan dilakukan melibatkan Kantor Bea dan Cukai TMP A Denpasar bersama aparat lainnya, Kamis (14/11/2019).

Pasintel Lanal Denpasar, Mayor Laut (P) Herwanto menaruh perhatian. Pasalnya barang-barang ilegal tersebut tidak menutup kemungkinan masuknya ke Bali melalui jalur laut.

"Hal ini yang perlu dijadikan atensi bersama dalam pengawasan ketat oleh prajurit Lanal Denpasar yang ditugaskan di Pos TNI AL jajaran Lanal Denpasar di daerah pelabuhan perbatasan antara Jawa, Bali dan NTB seperti Pelabuhan Gilimanuk, Celukan Bawang, Padang Bai dan Benoa," katanya.

Pemusnahan BMN oleh pihak Bea dan Cukai TMP A Denpasar dihadiri pejabat Kepala Kantor wilayah Bea Cukai Bali, NTB dan NTT, Pasintel Lanal Denpasar, Kabid Dokkes Polda Bali, Pabandya Sislog Slog Kodal IX/UDY, Kapolsek Benoa, pejabat unsur maritim Benoa dan instansi terkait lainnya.

Kepala Kantor Bea dan Cukai TMP A Denpasar, Untung Basuki menjelaskan, pemusnahan BMN hasil penindakan dilakukan secara simbolis dengan cara dibakar, dipotong dan dipecah dengan tujuan untuk merusak atau menghilangkan fungsi dan sifat awal barang.

"Barang yang dimusnahkan terdiri dari 626 botol atau 96.250 ml MMEA, 328.908 batang rokok, 157 botol atau 13.750 ml Liquid Vape, 741 pcs alat kesehatan berbagai jenis," sebutnya

Selain itu, 1.369 pcs produk kosmetik berbagai jenis, 4.246 produk lain berbagai jenis terdiri dari mainan, peralatan dapur, makanan, alat elektronik, spareparts, aksesoris dan pakaian.

"Total jumlah perkiraan nilai barang adalah Rp. 1.760.600.460 sedangkan total nilai kerugian negara Rp. 1.369.391.567," imbuh Untung. (riz)

Rekomendasi