Transformasi Digital, Capaian OSL Pegadaian Wilayah VII Denpasar Lampaui Target

Sabtu, 26 Oktober 2019 : 22.25
Ka-ki Deputi Bisnis Denpasar Area 2 I Ketut Winata, Deputi Operasional Kanwil VII Pegadaian Denpasar, Humas Pegadaian Kanwil VII Denpaar Made Mariawan
Badung - PT. Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah (Kanwil) VII Denpasar berhasil membukukan outstanding loan (OSL) sebesar Rp4.696 Miliar atau melampaui target. Karenanya, Pegadaian terus bertekad untuk meningkatkan pola layanan melalui transformasi secara digital.

Berkat transformasi digital tersebut, telah berdampak positif dalam mendongkrak outstanding loan (OSL) yang kini telah mencapai 101 persen. Deputi bisnis Denpasar Area 2 Pegadaian, I Ketut Winata menyampaikan hal itu di sela acara sharing komunikasi dan motivasi Pegadaian, di Kuta, Jumat (26/10/2019).

Kinerja Kanwil Denpasar terkait OSL dengan target hingga September sebesar Rp 4.545 miliar, telah tercapai sebesar Rp 4.696 miliar, yakni tercapai sekitar 101 persen.

"Untuk target nasabah sebanyak 1.290.300, realisasinya sebesar 1.343.084, yakni tercapai 104 persen,” katanya didampingi Humas PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar, I Made Mariawan, di sela-sela acara sharing komunikasi dan motivasi Pegadaian, Jumat (26/10/2019) di Mall Bali Galeria, Kuta.

Memasuki Era Baru The Gade ini, pihaknya ingin merubah Pegadaian ini melalui pola-pola transformasi yang sudah terstruktur. Pada awal 2019, mulai era transformasi, yakni seluruh insan Pegadaian harus melakukan perubahan mindset, perubahan dalam bisnis, perubahan dalam meraih pasar.

"Semangat transformasi disebut strategi nyata dalam menunjang kuantitas transaksi,” katanya menegaskan.

Pasalnya, pada tahun 2023, PT. Pegadaian (Persero) mematok kenaikan target OSL hingga 250% dibandingkan tahun 2019. Semata-mata tujuannya adalah di tahun 2023 nanti akan mendapatkan 2,5 kali lipat dari hasil yang diperoleh sekarang.

Pada tahun ini, Kanwil Denpasar kalau tahun ini ditargetkan sekitar Rp4,6 triliun, nanti di tahun 2023 ditargetkan Rp10,25 triliun. Dengan demikian, ada peningkatkan 2,5 kali lipatnya dari sekarang.

Pihaknya juga terus melakukan peningkatan kualitas layanan melalui digitalisasi infrastruktur, serta sejumlah program yang ditawarkan kepada masyarakat seperti tabungan emas menyasar semua klas masyarakat.

Dengan modal minim, kata dia, masyarakat kini dapat mewujudkan keinginan untuk berinvestai dalam bentuk tabungan emas. Ditegaskan, Pegadaian sekarang sudah berubah, layanannya sudah berubah, sudah mengarah ke digital, dengan apa yang disebut Pegadaian Digital Service.

"Kami memiliki juga investasi berupa tabungan emas yang tabungan emas itu bisa digunakan untuk jaminan haji, untuk digadai kembali,” tuturnya.

Pihaknya memberikan alternatif investasi kepada masyarakat yang tidak bisa secara langsung investasi besar-besaran, tetapi melalui tabungan emas yang bisa. “Dengan hanya Rp 7 ribuan sudah bisa memiliki emas, itu yang dari segi investasi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan sama, Pakar Komunikasi, Dr Aqua Dwipayana, mengaku datang guna menuntaskan amanah Direktur Utama (Dirut) Pegadaian Kuswiyoto Untuk berbagi Komunikasi dan Motivasi di 12 Kantor Wilayah Pegadaian Seluruh Indonesia.

Salah satunya di Pegadaian Wilayah VII Denpasar yang dipimpin Nuril Islamiah.

Ada 400 orang pegawai berbagai level hadir dalam ajang bertemakan Seni Komunikasi untuk Melebihi Target. Pelaksanaannya di Pusat Konferensi Internasional Bali Mall Galeria, Jl. Baypass Ngurah Rai.

Pada Sabtu (12/10/2019), Aqua berbagi Komunikasi dan Motivasi di Pegadaian Wilayah I Medan. Tempatnya di hotel Danau Toba Internasional. Pesertanya sekitar 400 orang.

Penulis buku super best Power The Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi ini juga mengenalkan relasi baik di daerah-daerah maupun di pusat ke para pejabat Pegadaian. Itu adalah untuk mengakses pasar dan jaringan Pegadaian.

"Saya ini anggota pemasaran lillahi ta’ala Pegadaian. Saya selalu mendukung produk-produk Pegadaian ke teman-teman agar semakin banyak yang menjadi BUMN,” ucapnya. Dia memberi kesaksian, selama Pegadaian dipimpin Kuswiyoto, sangat optimal. Di setiap kesempatan, selalu ada tantangan di Pegadaian.

Anggota Dewan Pakar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia ini, memandang perlu berbagi Komunikasi dan Motivasi. Apalagi, dirinya diberikan kesempatan belajar dan sharing dengan jajaran Pegadaian. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi