Sekda Indra Ingatkan ASN Tidak Etis Kritik Pemerintah Melalui Medsos

Minggu, 13 Oktober 2019 : 22.12
Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra
Denpasar - Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak etis melontarkan kritik terhadap pemerintah secara terbuka melalui media sosial. Maraknya penggunaan sosial media baik oleh ASN maupun masyarakat secara negatif belakang ini mendapat perhatian serius Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra.

Sekda Indra memberikan arahan kepada ASN dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk lebih bijak menggunakan sosial media. "Semakin maraknya penggunaan media sosial secara negatif dan bahkan melampaui batas-batas kepatutan," katanya mengingatkan, Minggu (13/10/2019).

Puhaknya mengingatkan kepada seluruh pejabat maupun staf agar cerdas dan bijak menggunakan medsos sehingga tidak melanggar Undang-undang ITE, norma kesusilaan dan norma kepatutan.

Menurutnya, sebagai aparatur pemerintah dan abdi negara, seluruh pejabat maupun staf Pemprov Bali (ASN-red) tidak etis dan tidak patut menyampaikan kritik terbuka (melalui media sosial-red) secara negatif terhadap kebijakan pemerintah.

"Karena tugas kita adalah sebagai pelaksana kebijakan pemerintah," tegas dia.

Pengalaman negatif tentang penggunaan medsos yang kurang cerdas sehingga berakibat kena sanksi atau hukuman yang terjadi di institusi lain dan di daerah lain tidak boleh terjadi di Pemprov Bali," tegasnya. (riz)

Rekomendasi