menu
search

Niko Kilikili: Gema Perdamain di Bali Contoh Baik Kebhinekaan

Minggu, 06 Oktober 2019 : 09.17
Advokat senior Nicolas Johan Kilikili membaur bersama ribuan umat lintas agama menghadiri Gema Perdamaian di Bali
Denpasar - Advokat senior Nicolas Johan Kilikili menilai kegiatan Gema Perdamaian yang digelar di Bali merupakan contoh yang patut ditiru daerah laiannya bagaimana masyarakat menjaga kebhinekaan di Indonesia.

Pria yang disapa Niko Kilikili itu, hadir menyaksikan langsung perhelatan Gema Perdamaian yang sudah dihelat ke-17, di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu 5 Oktober 2019 malam.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada panita yang mengundang saya di Gema Perdamian yang saya kira ini harus ditiru, bukan saja bagi masyarakat Bali namun juga masyarakat daerah lainnya," ujar Niko.

Bagaimana kebhinekatunggalikaan mampu dirawat dengan baik oleh seluruh umat lintas agama di Pulau Seribu Pura ini. Menurutnya, Indonesia sebagai bangsa yang besar, dibangun atas berbagai suku bangsa itu, harus membangun perdamaian.

"Agar supaya bangsa berdamai, mempunyai kekuatan yang sangat luar biasa, maka kita harus membangun toleransi, harus ada pengertian antara satu agama dengan agama yang lain," tandas pengacara kondang ini.

Advokat Niko Kilikili bersama Ketua Flobamora Yusdi Diaz
Untuk itu, Niko Kilikili mengharapkan,bagaimana antarumat beragama satu dengan umat beragama lainnya di Indonesia bisa saling melindungi dan terlebih lagi saling mengasihi satu sama lainnya.

Dalam acara Gema Perdamaian itu, dihadiri ribuan masyarakat dari lintas agama berkumpul guna menyampaikan pesan-pesan cinta kasih dan kedamaian kepada umat manusia di muka bumi.

Acara tahunan digelar untuk ke-17 kali itu, bertepatan peringatan HUT TNI ke-74. Banyak tokoh masyarakat, agama, budayawan, TNI, Polri, perwakilan negara sahabat hingga anggota DPD RI hadir.

Masyarakat mulai anak-anak, tua muda beranjak dari tempat duduk dari awal hingga selesainya acara, guna mengikuti doa-doa bersama hingga menyaksikan berbagai pertunjukkan kesenian dan budaya nusantara.

Tampak diantara ribuan undangan, istri Gubernur Bali Ni Putu Putri Suastini Koster, I Made Suryawan, anggota DPD RI Made Mangku Pastika dan Arya Wedakarna, Ida Rsi Wisesanatha, A.A. Putu Agung Suryawan Wiranatha, hingga Wakil Komandan Pusat Misi Pemeliharaan PMPP) TNI Kolonel Aldrin P Mongan. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua