KPU Ajak Pemilih Pemula Tolak Money Politik dan Politisasi SARA

Senin, 14 Oktober 2019 : 13.20
Denpasar - Dalam mendorong partisipasi politik masyarakat pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar tahun 2020 KPU terus menggelar sosialisasi ke pemilih pemula termasuk ajakan menolak politisasasi SARA dan politik uang.

Ketua KPU Kota Denpasar I Wayan Arsa Jaya hadir di SMA 1 Denpasar dalam upacara bendera sebagai pembina upacara, Senin (14/10/2019).

Arsa mengajak para siswa untuk berpartisipasi dalam kepemiluan sebagai bagian dari pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam menentukan dan memilih pemimpin bangsa. Setiap warga negara memiliki hak politik dan KPU mengajak kita semua menggunakan dan menyalurkan hak politik dengan cerdas.

Di hadapan kurang lebih seribu audien siswa dan para pengajar serta pegawai SMA1 Denpasar, Arsa mengharapkan partisipasi untuk kesuksesan pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar pada 23 September 2020.

Untuk memilih, Arsa berbagi tips yaitu mengenali rekam jejak calon dan partai politik pengusung, menentukan pilihan dan menggunakan hak pilih datang ke TPS dan mencoblos dengan benar.

Dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah dapat juga diikuti oleh calon perseorangan dengan menyerahkan persyaratan dukungan KTP elektronik. Untuk Pemilihan wali kota dan wakil walikota Denpasar 2020 nanti sebanyak 39.452 dukungan yang diserahkan kepada KPU dan akan melalui proses verifikasi.

Sebelum mangakhiri amanatnya, Arsa juga mengajak seluruh siswa untuk bersama sama memerangi berita bohong, menolak politisasi Suku, Agama dah Ras (SARA) dan politik uang.

Untuk mendorong partisipasi pemilih KPU Kota Denpasar melaksanakan program sosialisasi ke semua sekolah di Denpasar dengan menyasar para siswa sebagai pemilih pemula.

Bentuk kegiatan yang dilaksanakan adalah tatap muka dalam kelas, tatap muka sebagai pembina upacara dan kegiatan audiensi ke rumah pintar pemilu di kantor KPU Kota Denpasar. (rhm)
Bagikan Artikel

Rekomendasi