Kapolda Golose Ingin Bali Menjadi Model Tertib Berlalu Lintas

Kamis, 24 Oktober 2019 : 07.52
Apel Operasi Zebra Agung 2019 di Mapolresta Denpasar/ist
Denpasar - Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose ingin Bali bisa menjadi percontohan bagi daerah lainnya dalam hal tertib berlalu lintas.

Harapan Kapolda Golose disampaikan Wakapolresta Denpasar, AKBP Benny Pramono, saat memimpin apel kesiapan Operasi Zebra Agung 2019 di halaman depan Mako Polresta Denpasar, Rabu (23/10/2019).

Sama seperti daerah lainnya di Tanah Air, Polda Bali dan jajaran juga menggelar operasi mulai 23 Oktober - 5 Nopember 2019.

Wakapolresta saat membacakan sambutan Kapolda Bali mengatakan, apel kesiapan ini untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana yang terlibat dalam Ops Zebra Agung 2019.

Operasi kepolisian terpusat merupakan operasi cipta kondisi untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas, meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

"Operasi ini juga untuk membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menjadikan Bali sebagai model tertib berlalu lintas," katanya menegaskan.

Sasaran Operasi Zebra Agung 2019, yakni pengendara tanpa SIM dan STNK, melawan arus, menggunakan lampu sirine yang tidak sesuai, pengendara yang mengkonsumsi alkohol menyebabkan mabuk, tidak menggunakan sabuk keselamatandan tanpa helm.

Tidak hanya itu, polisi akan menindak kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan serta pelanggaran lain yang berpotensi menyebakan akan timbulnya Lakalantas.

Operasi agar dimaksimalkan sehingga keberhasilan operasi juga tercapai semaksimal mungkin dengan memperdayakan seluruh kekuatan personil yang ada di masing-masing Satgas.

"Setiap kegiatan, agar melibatkan instansi terkait agar kegiatan operasi berjalan maksimal. Dalam pelaksanaannya, sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing sehingga terwujud integritas di lapangan selama pelaksanaan operasi," katanya menegaskan. (rhm)

Rekomendasi