Stand-Up Paddle Diharapkan Angkat Pariwisata Olahraga di Bali

Rabu, 11 September 2019 : 15.52
Wagub Bali Cok Ace saat menerima audiensi tim Stand Up Paddle Race and Party 2019
Denpasar - Inovasi pengembangan olahraga bahari Stand Up Paddle (SUP) diharapkan bisa mengangkat potensi pariwisata olahraga "sport tourism" di Pulau Bali.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menyatakan hal itu saat menerima audensi dari Ketua Panitia Stand Up Paddle Race and Party 2019 Aan Nugroho, di ruang kerjanya, Rabu (11/9/2019).

Pihaknya menyambut baik dan menyampaikan apresiasi atas inovasi pengembangan olahraga bahari Stand Up Paddle (SUP) di Bali dan berharap bisa mendongkak pariwisata olahraga (Sport tourism).

Cok Ace menyampaikan, sport tourism merupakan salah satu pariwisata yang akan dikembangkan kedepannya disamping culture tourism, religion tourism serta MICE.

Bali memiliki potensi untuk mengembangkan sport tourism tersebut dengan didukung alam serta pemandangannya yang indah.

Peningkatan sport tourism di Bali dapat dilakukan dengan pengembangan, diversifikasi, perluasan dan penguatan daya tarik wisata / even wisata olahraga bertaraf internasional seperti marathon, balap sepeda, triatlon dan kini stand up paddle.

Stand Up Paddle (SUP) menjadi salah satu olahraga yang populer belakangan ini. Didukung pemandangan alamnya yang indah, maka menurutnya olahraga bahari ini sangat tepat dikembangkan di Bali.

"Hadirnya SUP ini akan membangkitkan sport tourism dan berkontribusi positif bagi pariwisata Bali,“ tuturnya. Untuk itu, kedepannya, diharapkan, even ini dapat dilaksanakan secara terus menerus setiap tahunnya dan bisa menjadi agenda tahunan pariwisata di Bali.

Dalam kesempatan itu, Aan Nugroho menyampaikan, penyelenggaran SUP Race and Party 2019 masuk dalam agenda Minawisata Festival yang dilaksanakan di Pantai Kedonganan.

Kegiatan ini akan menjadi media untuk mendukung Sport tourism dan gathering bagi pelaku olahraga bahari dan promosi bagi pariwisata Pantai Kedonganan khususnya dan Bali pada umumnya.

SUP 2019 rencanannya dilaksanakan pada tanggal 21 September 2019 dan dihadiri lebih 100 Stand Up Paddler dari berbagai daerah di Indonesia. Even ini juga akan diisi dengan berbagai konten kegiatan seperti Music Festival, Clothing Festival serta World Clean Up Day.

“Nantinya dengan penyelenggaraan di Bali kami harap even ini menjadi pariwisata dunia dan dihadiri oleh beragam peserta mancanegara. Kami harap even ini akan terus berkembang, para peserta dapat menikmati keindahan alam Bali melalui sport tourism,“ demikian Nugroho. (rhm)

Rekomendasi