menu
search

Shell Technology Forum, Sambut Revolusi Industri 4.0 dengan Inovasi dan Kolaborasi

Selasa, 03 September 2019 : 14.55
Badung - Shell Technology Forum menjadi wadah untuk pengembangan inovasi dan kolaborasi yang digagas Shell untuk para pelaku industri menyambut revolusi industri 4.0.

Shell Lubricants Indonesia Kembali menyelenggarakan Shell Technology Forum 2019 dengan tema "Opertions and maintenance, The Next Generation".

Acara ini resmi dibuka Sekertaris Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Achmad Sigit Dwiwahjono, di The Mulia Hotel & Resort Nusa Dua Bali, Selasa (3/9/2019).

Forum ini merupakan bagian dari program Shell Expert Connect,sebuah wadah baru untuk pengembangan inovasi dan kolaborasi yang digagas Shell untuk para pelaku industri.

Dalam kegiatan dihadiri 300 peserta dari kalangan pemimpin perusahaan, pembuat kebijakan, serta para ahli dari berbagai bidang industri di Indonesia.

Direktur PT Shell Indonesia Dian Andyasuri, mengatakan, Shell sebagai salah satu pemasok produk pelumas nomor satu di dunia dengan konsumen lebih dari 100 Negara.

"Untuk menghasilkan Solusi Komprehensif pada era perubahan ini diperlukan Kolaborasi dan Inovasi yang berkelanjutan," ujarnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan melalui Making Indonesia 4.0", Indonesia, tengah merevitalisasi Sektor Industri Manufaktur yang sejak beberapa tahun terakhir memberikan kontribusi signifikan terhadap produk Domestik Bruto (PDB).

Inovasi memiliki peran sangat penting dalam perkembangan Industri dalam mewujudkan Visi dan Misi Indonesia 4.0.

"Saya harap kegiatan seperti Shell Technology Forum dapat membantu meningkatkan wawasan Pelaku Industri, serta mendorong pengembangan potensi sumber daya manusia unggul Indonesia menuju masa depan," imbuhya.

Tahun ini topik yang diangkat adalah seputar inovasi industri sebagai solusi dalam mengatasi tantangan energi global dari segi operasional dan pemeliharaan. Kata Dia, Technology yang ditawarkan oleh Shell mengedepankan efisiensi energi untuk memperpanjang usia mesin.

Easton, General Manager Shell Global Commercial Technology, China & Asia Pasific Dr. Cameron mengungkapkan, pelumas hanya berkontribusi sebesar 1-2% dari total biaya pemeliharaan.

"Dengan mengoptimalkan penggunaan pelumas yang tepat diseluruh kegiatan operasional, pelaku bisnis bisa menghemat hingga 30% dari keseluruhan biaya operasional," jelasnya.

Turut hadir sebagai pembicara dalam acara Shell Technology Forum tersebut antara lain, Kusmayanto Kadiman, mantan Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Handry Satriago, CEO GE Indonesia, Made Wahyu Wiratama, President Director INNIO Power Indonesia, Andre Darmidjas, Presiden Director Agrekko Indonesia, serta para pakar Teknologi dari jaringan Shell Internasional. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua