Selama Delapan Bulan, Penumpang di Bandara Ngurah Rai Capai 15,7 Juta Orang

Selasa, 10 September 2019 : 05.17
Kedatangan penumpang wisatawan mancanegara di Bandara Ngurah Rai Bali
Badung - Jumlah penumpang yang dilayani Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali selama delapan bulan berjalan tahun 2019 menyentuh angka 15,7 juta penumpang.

Penumpang di periode pencatatan tahun 2019 ini, melonjak dibanding catatan tahun 2018 yang pada periode pencatatan sama jumlah penumpang sebanyak 15.640.887 penumpang.

Dengan demikian, penumpang selama periode pencatatan Januari hingga Agustus 2019 mengalami pertumbuhan sebanyak 78.870 penumpang, atau tumbuh sebesar 0,5% dibanding dengan periode pencatatan yang sama di tahun 2018 silam.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry A.Y. Sikado mengungkapkan, perlahan namun pasti, jumlah penumpang di tahun 2019 ini mengalami pertumbuhan dibandingkan dengan catatan di tahun 2018.

"Tentunya hal ini merupakan catatan yang cukup positif di tengah tahun 2019 ini,” ujar Herry. Berdasar jumlah total penumpang selama 8 bulan berjalan di tahun ini, jumlah penumpang dari rute internasional mendominasi penumpang rute domestik.

Tercatat 9.116.229 penumpang menumpang pesawat rute internasional mutlak mengungguli jumlah penumpang rute domestik, yang berjumlah 6.603.528 penumpang.

Khusus untuk rute internasional, jumlah penumpang rute ini selama tahun 2019 ini mengalami pertumbuhan yang sangat positif, yaitu mencapai 10%. "Ini tentunya merupakan dampak berantai dari maraknya maskapai yang membuka rute internasional selama tahun 2019 ini,” sambungnya.

Meskipun demikian, untuk jumlah penumpang rute domestik selama Januari hingga Agustus tahun ini masih mengalami penurunan dibanding dengan jumlah penumpang di periode yang sama di tahun lalu.

Dengan jumlah penumpang sebanyak 7.367.260 penumpang pada rute domestik selama delapan bulan pencatatan di tahun 2018 lalu, jika dilakukan komparasi dengan catatan di periode yang sama di tahun ini, maka terdapat penurunan sebesar 11%.

Hal yang sama turut terjadi pada pencatatan pergerakan pesawat udara.

Dengan jumlah pergerakan di periode Januari-Agustus 2019 sebanyak 101.569 pergerakan, terjadi penurunan sebesar 5% dibandingkan dengan catatan di tahun lalu, dengan jumlah 107.338 pergerakan pesawat yang terlayani.

Ditegaskan, terjadi penurunan jumlah pergerakan pesawat dan jumlah penumpang di rute domestik di periode Januari-Agustus 2019 dibanding dengan periode yang sama di tahun lalu.

Meski demikian, penurunan ini tidak terlalu berdampak buruk pada operasional bandar udara, karena hal ini diimbangi dengan jumlah penumpang dan jumlah pergerakan pesawat pada rute internasional yang tercatat stabil, dan bahkan meningkat di tahun ini. (rhm)

Rekomendasi