menu
search

Sebagai Orang Bali Asli, Kombes Komang Ardika Diperintahkan Putus Peredaran Narkoba

Senin, 30 September 2019 : 20.18
Sertijab di lingkungan Polda Bali/ist
Denpasar - Resmi menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Bali, Kombes Pol. Ida Bagus Komang Ardika langsung mendapat tugas berat dari Kapolda Bali Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose untuk memutus peredaran narkoba di Pulau Seribu Pura ini.

Ardika bersama dua putra daerah lainnya, Kombes Pol. I Nyoman Sukena dan AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa dilantik menjadi pejabat baru di lingkungan Polda Bali. Serah terima jabatan (Sertijab) ketiga Pamen dipimpin Kapolda Golose di Gedung Perkasa Raga Garwitha (PRG) Polda Bali, Senin (30/9/2019).

Sesuai surat telegram Kapolri, Ardika, dipercaya menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Bali menggantikan Kombes Pol. Gunarso yang dimutasi dengan jabatan Pemeriksa Utama Provos Divpropam Mabes Polri. Kemudian Kombes Pol. I Nyoman Sukena, resmi menjabat sebagai Kabid Labfor Polda Bali.

Kemudian, tongkat komando Kapolres Jembrana kini dipegang AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, menggantikan AKBP Budi Pardamean Saragih, yang selanjutnya menjabat sebagai Kapolres Pematang Siantar Polda Sumut.

Dalam sambutannya, Irjen Golose mengatakan, mutasi jabatan merupakan dinamisasi organisasi yang senantiasa berlangsung secara terstruktur dan berkelanjutan serta dilaksanakan secara konsisten sebagai wujud pengembangan sebuah organisasi.

Jenderal lulusan Akpol tahun 1988 memberi catatan yang harus diatensi ketiga pejabat baru. Kapolda memerintahkan kepada jajaran Direktorat Narkoba untuk berkerja keras bersama direktur yang baru memerangi peredaran narkoba di Bali.

Menunjukkan prestasi melalui pengungkapan narkoba, bukan saja pada level pengedar tapi juga dapat mengungkap para bandar narkoba.

“Sebagai orang asli Bali, saudara wajib memutus peredaran narkoba di Pulau Dewata ini,” tegasnya lagi. Jenderal asal Manado ini mengingatkan Kapolres Jembrana untuk mengantensi Pelabuhan Gilimanuk yang merupakan pintu masuk Pulau Bali.

Ia meminta kepada Kapolres untuk mengembangkan potensi dan kearifan lokal di wilayah tugasnya dengan memerankan seluruh kemampuan Polres serta melibatkan partisipasi masyarakat untuk mampu berkontribusi dalam setiap kegiatan ataupun permasalahan.

“Saya percaya saudara mampu meningkatkan kinerja personel Polres Jembrana untuk kemajuan Polda Bali,” ucapnya.

Sedangkan kepada Kabidlabfor Polda Bali yang baru, dia meminta agar mampu memberikan kontribusi yang lebih baik bagi Polda Bali khususnya dalam hal penanganan TKP maupun pengungkapan kejahatan yang membutuhkan identifikasi forensik, sehingga hasilnya dapat terselesaikan secara maksimal.

Mutasi dan pergeseran tempat penugasan pun merupakan bentuk pengembangan karier di kepolisian guna meningkatkan karier personel sesuai dengan kinerja dan kepangkatan yang disandangnya.

Tanggung jawab atas suatu jabatan adalah amanat sekaligus kepercayaan dari pimpinan Polri, untuk itu siapa pun harus siap menjalankan tugas baru dengan sebaik-baiknya.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kombes Pol. Gunarso dan AKBP Budi Pardamean Saragih, atas dedikasi serta loyalitasnya selama menjabat sebagai Direktur Resnarkoba dan Kapolres Jembrana.

Banyak hal yang telah disumbangkan kepada Polda Bali, berupa pemikiran, langkah-langkah strategis, implementasi pelaksanaan tugas serta terobosan kreatif sehingga mampu meningkatkan kinerja Polda Bali dan diakui oleh masyarakat terutama dalam pemberantaran narkoba. (rhm)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua