Sarapan Instastory, Pesan-pesan Ideologis Seniman Andi Rharharha

Minggu, 29 September 2019 : 21.14
Badung - Seniman dan pengguna aktif instagram, Andi Rharharha menggelar pameran lewat karya-karyanya yang berisi pesan-pesan ideologisnya. Selama hampir dua dasawarsa terakhir, media sosial telah menjelma menjadi arena yang mengubah habitus manusia kontemporer.

Pola interaksi sosial yang semula berlangsung secara faktual melalui perjumpaan fisik, kini berganti dengan percakapan virtual di dunia maya.

Situasi ini tidak hanya mencakup pada mekanisme komunikasi dan distribusi informasi, tetapi sekaligus berpengaruh pada cara pandang kita terhadap realitas, berikut sistem tata nilai yang berlaku di dalamnya.

Kurator Pameran Dwi S. Wibowo mengungkapkan, sebagai seniman dan pengguna aktif instagram, Rharharha berhadapan dengan realitas politiknya di sana.

"Sejak pindah ke Bali, perasaan berjarak dengan gerakan aktivisme di Jakarta membuatnya secara sadar mengalihkan aksi politiknya dengan menyebarkan pesan-pesan ideologis melalui unggahan di media sosial," kata Wibowo dalam rilisnya, Minggu (29/9/2019).

Pada masa awalnya, media sosial sebatas menjadi medium komunikasi dan eksistensi personal, namun yang saat ini, media sosial berkembang menjadi ruang kontestasi kultural, politik, dan ekonomi.

Seiring kemudahan memperoleh akses internet, hampir setiap individu kini memiliki akun media sosial dan terhubung satu sama lain.

Selain itu, media sosial menyajikan konektifitas antar individu tanpa adanya batasan jarak, sehingga penyebaran informasi dapat menjangkau publik yang lebih luas, sekaligus berlangsung lebih cepat dari sebelumnya yang harus melalui kontrol media massa.

Saat ini, setiap individu bisa menjadi agen distribusi informasi tentang apapun, kapanpun dan kepada siapapun. Fenomena ini membentuk kesadaran baru bagi Rharharha dalam mengembangkan proses berkesenian dan aktivisme politiknya.

Jika sebelumnya seni aksinya berlangsung bersamaan dengan aksi turun ke jalanan di ibu kota Jakarta, kini seni aksi Rharharha bisa dilakukan dimana saja asalkan ada koneksi internet.

Berkaca dari situasi politik Indonesia terkini, media sosial sangat berperan penting dalam pembentukan arah gerakan massa.

Arus informasi yang berlangsung sangat cepat, secara massif ditangkap dan membentuk opini publik di dunia maya, yang kemudian secara langsung berimbas pada segregasi politik di dunia nyata.

Di samping itu, media sosial juga menjadi medium konsolidasi publik yang sangat efektif, jika kita ingat, dalam kurun lima tahun ke belakang, sejumlah aksi demonstrasi berhasil merangkum massa yang besar.

Meningkatnya partisipasi publik di ranah politik menjadi salah satu dampak paling signifikan dari perkembangan media sosial. Bagi Rharharha, partisipasi publik dalam gerakan aktivisme di media sosial tak kalah penting jika dibandingkan dengan aksi turun ke jalan.

Dalam konteks hari ini, keduanya memiliki peran yang sama vital dalam mendorong perubahan sosial. Melalui media sosial, gerakan aktivisme di lapangan tidak hanya didokumentasikan, tetapi juga digaungkan terus menerus melalui interaksi yang terjalin di sana.

Sarapan Instastory adalah catatan harian Rharharha tentang berbagai peristiwa sosial, politik, juga kemanusiaan yang dialaminya di Instagram.

Pameran ini, menjadi catatan tersebut yang dialihwahanakan dari dunia maya ke medium dan ruang konvensional. Tujuannya, menarik partisipasi publik agar turut serta dalam menyuarakan kegelisahannya tentang situasi terkini. (riz)

Rekomendasi