menu
search

Permudah Perizinan, Bupati Tabanan Launching OSS Goes To Publik

Senin, 23 September 2019 : 23.19
Didampingi Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Bali, Ketua DPRD Tabanan dan Sekda Tabanan, Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti memukul gong menandai peluncuran Program OSS Goes To Publik.
TABANAN - Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik dan mempermudah pengurusan perizinan di Kabupaten Tabanan, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti melaunching Program Online Single Submission (OSS) Goes to Publik, di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Tabanan, Bali, Senin (23/9/2019).

"Dengan adanya OSS ini akan mempermudah masyarakat mengurus administrasinya dalam mengurus izin usaha karena bisa dikerjakan dengan cepat tanpa menunggu lama," katanya.

Menurut Bupati Eka tuntutan pelayanan administasi kepada masyarakat dari tahun ke tahun terus meningkat.

Melalui program OSS ini semua jajaran pemerintahan daerah dapat bersinergi satu sama lain dan bersatu padu dalam upaya kita meningkatkan kinerja pemerintah sesuai dengan beban tugas dan kewenangan masing-masing.

“Saya yakin dengan komunikasi dan koordinasi yang baik serta semangat kerja yang tinggi, mudah-mudahan kita dapat mencapai hasil yang memuaskan,” katanya optimis.

Bupati Eka menambahkan, dukungan Pemerintah Pusat untuk pelaku usaha diatur khusus melalui PP 24 Tahun 2018 tentang pelayanan perizinan terintegrasi secara elektronik dikenal dengan OSS, dimana semua proses pembuatan izin usaha dilakukan secara elektronik tanpa berkas hanya memerlukan KTP, email dan NPWP yang sudah diterapkan Kabupaten Tabanan sejak Agustus 2018.

“Dengan diluncurkan program ini semoga mampu memberikan rasa nyaman dan kepuasan bagi masyarakat yang mengurus izin, khususnya izin usaha mikro kecil menengah tanpa harus kemana-mana karena kami yang akan menjemput bola dan kami akan semakin dekat dengan masyarakat,” harapnya.

Sebelumnya, Kepala DPMPPTSP I Made Sumerta Yasa melaporkan, Launching OSS Goes To Publik ini dilakukan mengingat banyak masyarakat yang masih enggan mengurus izin meski sejak tahun 2018 DPMPPTSP sudah online dan dapat di akses dari mana saja.

"Berdasarkan data yang ada, di Kabupaten Tabanan jumlah UMK sebanyak 41.459 UMK, tetapi yang memiliki izin hanya 7.493 UMK dan 33.966 UMK belum memiliki izin. Dengan adanya program ini akan mendekatkan pelayanan terutama pada sektor UMKM sehingga mereka bersedia mengurus izinnya," katanya.

Menurut Sumerta Yasa, Diluncurkannya OSS Goes to Publik melalui program Tabanan Tertib Izin (Tantri) dengan mendekatkan pelayanan perizinan kepada pemohon langsung bisa di akses dan dikerjakan sendiri lewat HP dan internet secara langsung, serta tim DPMPPTSP langsung turun ke pelosok-pelosok desa dengan proses izin di tempat cukup dengan KTP, hanya memerlukan waktu lima menit izin sudah jadi di tempat.

Disebutkan, UMKM yang telah memiliki izin akan mendapat kemudahan dalam mendapatkan kredit di Bank, dengan begitu ke depan pihaknya akan mendorong semua UMKM taat pajak dengan segera mengurus NPWP sehingga akan berdampak pada pendapatan asli daerah.

“Melalui launching OSS Goes To Publik ini, semua izin usaha dari mikro, kecil dan menengah akan memiliki izin usaha sehingga memudahkan dalam pengawasan dan pengendalian,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Bali Umar Ibnu Al Khatab yang khusus diundang dalam acara ini dalam sambutannya mengemukakan Pelayanan Terpadu Satu Pintu merupakan ujung tombak dalam pelayanaan dan merupakan satu model, satu contoh yang bisa dipakai untuk mendorong supaya pemerintahan dapat berjalan dengan baik menuju Pemerintahan yang Good Government dan Clean Government.

“Kami mengapresiasi program OSS ini, mengingat OSS ini suatu mekanisme pengurusan perizinan yang mudah bahkan tidak repot, murah, cepat dan efisien dapat dilakukan di mana saja.

Supaya sistem ini dirawat betul-betul dan diperhatikan supaya tidak lelet sehingga dapat memberikan pelayanan baik dan berjalan dengan lancar,” harapnya.

Selain dihadiri Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bali, peluncuran Program OSS tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Tabanan, Forkompinda, Sekda Tabanan, para Kepala OPD dan Para Camat se-Kabupaten Tabanan. (gus)

Rekomendasi

Berita Terbaru

Lihat Semua